Mengenang M Taufik: Sering Berseteru dengan Ahok, Dukung Anies Jadi Capres 2024
Mantan wakil ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik meninggal dunia. Taufik punya peran besar pada kemenangan Anies-Sandi di Pilgub DKI 2017.
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Ign Prayoga
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Mantan Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik meninggal dunia, Rabu (3/5/2023).
Hingga akhir hayatnya, Taufik berstatus anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.
Taufik merupakan mantan kader Partai Gerindra. Ketika Taufik keluar dari Gerindra, maka jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD berakhir.
M Taufik pendukung Anies garis keras. Baru-baru ini, M Taufik juga menyatakan dia mendukung Anies Baswedan sebagai capres.
Pada pemilihan gubernur DKI 2017, Partai Gerindra mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur. Rival terberatnya adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang didukung PDIP Perjuangan.
Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno akhirnya menang Pilgub DKI 2017.
M Taufik punya peran besar pada kemenangan Anies-Sandi.
Meski Anies menang Pilgub DKI, Taufik enggan membagikan strategi mengalahkan petahana. "Yang penting Ahok sudah kalah," ujar Taufik pada September 2018.
Sebelumnya, pada masa Gubernur Ahok, Taufik beberapa kali berselisih pendapat dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Salah satu perseteruan Ahok dan Taufik adalah beda pendapat tentang penurunan kontribusi tambahan pengembang reklamasi dari 15 persen menjadi 5 persen.
Perseteruan keduanya berawal dari persidangan kasus suap dari pengembang pantai reklamasi. Sidang tersebut digelar Pengadilan Tipikor, Jakarta, September 2016.
Sanusi, mantan anggota DPRD DKI yang jadi terdakwa mengatakan, sempat ada pembicaraan informal antara Ahok dan Taufik di ruang VIP Gedung DPRD DKI.
Dalam pertemuan tersebut, Taufik menunjukkan kepada Ahok mengenai tabel simulasi tambahan kontribusi sebesar 15 persen. Jika tambahan kontribusi 15 persen ditetapkan, maka pengembang harus membayar senilai Rp 48 triliun.
Berdasarkan keterangan Taufik, saat itu Ahok kaget dan mengatakan, "Wah, ini namanya kita merampok swasta."
Taufik mengatakan, saat itu Ahok sudah setuju untuk menurunkan kontribusi tambahan bagi pengembang reklamasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-DKI-Jakarta-Mohammad-Taufik-meninggal-dunia.jpg)