Waspada! Kasus HIV AIDS di DKI Jakarta Melonjak Akibat Perilaku Menyimpang
Peningkatan kasus HIV AIDS di Jakarta disebabkan adanya perilaku menyimpang.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Joko Supriyanto
Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan DKI, dr Rathia Ayuningtyas menjelaskan, target zero yang pertama mencegah adanya infeksi baru atau warga yang baru terpapar HIV.
Kedua, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencegah kematian pasien yang hidup dengan HIV Aids.
"Ketiga, kami mencegah adanya diskriminasi kepada warga yang hidup dengan HIV," kata Rathia, Senin (24/7/2023).
Menurut Rathia, warga yang hidup dengan HIV harus mendapat pelayanan sesuai standar dari Dinas Kesehatan.
Kemudian, warga yang baru memgetahui terkena HIV harus segera meminum obat anti retro viral (ARV) setia hari.
"ARV ini tidak semua pasien yang positif dapat akses ARV," terangnya. (m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/ilustrasi-HIV-AIDS.jpg)