Kamis, 23 April 2026

Rayakan Ultah PMI ke 78, PMI Tangsel Lakukan Ini Agar Pendonor Tetap Terjaga

Di Tangerang Selatan sendiri berbagai inovasi dilakukan oleh PMI (palang merah Indonesia) untuk memberikan layanan bagi pendonor.

tribuntangerang.com
Kepala unit donor darah PMI Tangerang Selatan, Suhara Manullang 

Laporan Reporter TRIBUNTANGERANG.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap 17 September.

Hari ini, Palang Merah Indonesia berulang tahun yang ke 78.

Di Tangerang Selatan sendiri berbagai inovasi dilakukan oleh PMI (palang merah Indonesia) untuk memberikan layanan bagi pendonor.

Kepala unit donor darah PMI Tangerang Selatan, Suhara Manullang mengatakan di usia yang ke 78 ini pihaknya terus menjalin ikatan kekeluargaan dengan para mitra.

"Di unit donor darah, perayaan ulang tahun ke 78 ini lebih ke mengikat silaturahmi kemitraan yang lebih baik lagi," kata Suhara saat ditemui di PMI Tangsel, Minggu (17/9/2023).

Baca juga: Ratusan ASN Pemkot Tangsel Donor Darah, Bentuk Kepedulian untuk Sesama Warga Tangerang

Katanya, harapan akan peningkatan ketersediaan darah besar di PMI Tangsel.

Hal itu tak lepas dari banyaknya organisasi yang bermitra dengan mereka.

"Kami juga memberikan pemahaman tentang pengolahan darah. Selama ini kan donor langsung transfusi langsung. Tidak banyak yang tahu, bagaimana darah itu diolah dulu baru di tranfusikan," ucapnya.

Suhara menjelaskan, dalam perayaan hari PMI, pihaknya turut memberikan sertifikat kepada para mitra.

Kemudian, pihaknya juga menyesuaikan program pengelohan plasma darah sesuai dengan target PMI pusat.

"Kami juga harus siap menyokong program itu. Jadi kalau itu sudah siap, tapi tidak ada darahnya bagaimana? Makanya kami mempererat ikatan dengan mitra ini," ujarnya.

Baca juga: Puluhan Pengemudi Ojol Penyandang Tuna Rungu Lakukan Aksi Donor Darah di PMI Kota Tangsel

Sementara itu, PMI Tangerang Selatan juga terbuka untuk kritikan.

Kata Suhara, salah satu kritikan yang jadi masukan untuk mereka adalah keaktifan dari PMI mendata jumlah donor darah sang pendonor.

"Dengan adanya aplikasi sistem donor darah, ini bisa membantu kami untuk memberikan pelayanan pada hak para pendonor mendapat sertifikat. Memang pernah ada gangguan, tapi kami buatkan tim untuk mendata," katanya. (Raf)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved