Rabu, 6 Mei 2026

Kebakaran TPA Rawa Kucing

BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing Bantu Padamkan Kebakaran di TPA Rawa Kucing

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membantu proses pemadaman kebakaran TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang yang hingga kini belum padam.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Joko Supriyanto
tribuntangerang.com/Gilbert
kebakaran di TPA Rawa Kucing belum padam walaupun petugas damkar di lokasi sudah melakukan upaya pemadaman api agar tidak meluas. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membantu proses pemadaman kebakaran TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang yang hingga kini belum kunjung padam.

BNPB merencanakan akan melibatkan satu unit helikopter untuk mempercepat proses pemadan.

"Rencananya Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan mengirimkan satu unit helikopter waterbombing yang akan direposisi dari helikopter yang sedang bertugas di Jambi, untuk mempercepat proses pemadaman," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya.

Merujuk laporan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB hingga saat ini penyebab kebakaran masih ditelusuri, tetapi cuaca ekstrem dan panas yang sangat terik membuat tumpukan sampah plastik menjadi sangat mudah terbakar.

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Tuding Faktor Cuaca Panas

Diperkirakan sekitar sepuluh hektare lahan TPA terbakar dan hingga kini api masih terus membara di lokasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, BPBD Kota Tangerang bersama tim gabungan langsung menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman darat, sebanyak 36 unit pemadam kebakaran dan sekitar 450 orang terlibat dalam proses pemadaman.

Dikelilingi Asap Tebal

Dampak dari kebakaran ini juga menimbilkan asap pekat berwarna putih kecokelatan membumbung tinggi di udara hingga merambat ke pemukiman warga.

Ratusan warga pun terdampak akibat asap tebal yang mengelilingi tempat tinggal mereka. Bahkan, asap tebal tersebut nyaris sampai ke wilayah Kabupaten Tangerang.

Asap tebal tersebut pun menjadi ancaman bagi warga sekitar lantaran tidak dapat menghirup udara segar sejak kemarin.

Asap tersebut mengakibatkan warga sakit dan mengalami gangguan pernafasan.

Selain mengganggu pernafasan, asap tebal berbahaya itu juga membuat masyarakat yang berkendara terganggu.

Pengendara hanya mampu melihat jarak pandang paling jauh lima meter, akibat asap yang menutupi jalan-jalan protokol.

Baca juga: TPA Rawa Kucing Kebakaran Hebat, Pemkot Tangerang Tahan Sampah di Masyarakat

Pasalnya, jarak pandang pengendara menjadi terbatas akibat asap yang menutup berbagai jalan di sekitar wilayah Neglasari, hingga kawasan Periuk.

Terpaan angin yang kencang, membuat asap pekat tersebut tak terkendali hingga ke seluruh penjuru Kota Tangerang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved