Jumat, 10 April 2026

Wilayah Banten Harus Jadi Potret Pemilu Damai, Ini Alasannya

Banten harus jadi potret pemilu damai karena Banten merupakan penyangga Jakarta dan perlintasan antara Jawa-Sumatera

Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Ikal-Lemhanas) Provinsi Banten bersama para pembicara dalam rapat Kerja DPD Ikal-Lemhanas Provinsi Banten di The Royale Krakatau Hotel, Cilegon, Banten, pada 11-12 November 2023. 

TRIBUNTANGERANG.COM, CILEGON - Wilayah Banten harus menjadi potret pemilu damai, adil dan jujur.

Jika di wilayah ini, pemilu tidak berlangsung secara damai, adil dan jujur, dikhawatirkan, daerah lain akan berlangsung dalam warna yang sama.

Alasannya? Banten adalah provinsi yang menjadi wilayah peyangga ibu kota, Jakarta.

Selain itu, Banten menjadi perlintasan atau pintu gerbang dari Jakarta ke Sumatera, dan dari Sumatera ke Jawa.

Jawa dan Sumatera merupakan dua pulau yang padat penduduk dan mayoritas pemilih berada di kedua pulau ini.

Demikian kesimpulan Rapat Kerja Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) Provinsi Banten.

Rapat Kerja DPD Ikal-Lemhanas Provinsi Banten diadakan di The Royale Krakatau Hotel, Cilegon, Banten, pada Sabtu dan Minggu, 11-12 November 2023.

Hadir dalam raker tersebut antara lain, Penasihat DPD Mayjen TNI Mar (Purn) Tommy Basari, Ketua DPD Mayjen TNI (Purn) Achmad Yuliarto, Sekretaris AM Putut Prabantoro, Brigjen Pol (Purn) Petrus Hardana, Brigjen TNI Raden Djaenudin Selamet, Iip Arief Budiman, Yogi Sugiharto Wi,bawa, Anis Choirunnisa, Aloysius Budi Catur Santosa, Fatahillah, Muhamad Fauzul Adzim, Petuah Sirait, dan Nyi Mas Diane Wulansari.

Menurut Ketua Panitia Raker, Caturida Meiwanto Doktoralina Ph.D, tema raker adalah DPD Ikal-Lemhanas Provinsi Banten Sebagai Dinamisator Ketahanan Wilayah.

Tema tersebut merupakan visi yang diangkat oleh DPD Ikal-Lemhanas Provinsi Banten masa bakti 2023-2028. Ketahanan wilayah bertumpu pada ketahanan gatra yang meliputi geografi, demografi, kekayaan alam dan ipoleksosbudhankam.

Terkait dengan itu, menurut Caturida, yang juga Taprof Bidang Ekonomi Lemhannas RI, raker menghadirkan para narasumber dari bidang terkait. Konten diskusi dari para narasumber menjadi pijakan DPD Provinsi Banten untuk menyusun kerangka kerja.

Hadir sebagai narasumber adalah Kepala Satpol PP Dr Agus Supriyadi (Potensi Provinsi Banten dan Harapan Terhadap DPD Ikal-Lemhanas Provinsi Banten), Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Dedy Suhartono (Situasi Keamanan Menjelang Pemilu Tahun 2023), Danlanal Kolonel Laut (P) Nopriadi Melalui (ALKI I Menuju Kemakmuran Provinsi Banten Demi Ketahanan Wilayah) dan Kasrem 064/Maulana Yusuf (MY) Kolonel Inf Nurkhan (Antisipasi Terhadap Kekeringan dan Kerawanan Pangan di Provinsi Banten).

Keempat pembicara menegaskan bahwa mereka telah saling dan terus berkordinasi untuk mewudjudkan pemilu yang damai, adil dan jujur.

Menurut Achmad Yuliarto, bercermin masukan dari para narasumber, DPD Provinsi Banten diharapkan dapat membantu instansi terkait dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang prioritasnya adalah ikut terlibat aktif dalam mewujudkan pemilu yang damai, jujur dan adil. Sebagai wilayah penyangga ibu kota Jakarta, Banten berada posisi yang sangat penting.

"Banten memang sangat unik karena memiliki dua kodam yaitu Kodam Jaya dan Kodam Siliwangi, dua polda yakni Polda Metro dan Polda Banten," kata Achmad Yuliarto yang juga Taprof Bid. Ideologi Lemhannas RI.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved