Massa Aksi Munajat 212 Berkumpul di Monas Kibarkan Bendera Palestina Sambil Bersalawat

Gema takbir dan selawat munajat kubro berkumandang di silang monumen nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2023).

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Joko Supriyanto
wartakotalive.com/m40
Suasana aksi 212 di silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2023). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Gema takbir dan selawat munajat kubro berkumandang di silang monumen nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2023).

Selawat itu dikumandangkan oleh jutaan peserta aksi 212 bersama sejumlah tokoh agama terkenal. 

Bersamaan dengan itu, bendera Palestina dikibarkan serentak memenuhi kawasan monas. 

Dengan penuh kedhidmatan, mereka mengucap doa untuk kemerdekaan Palestina juga proses demokrasi yang tengah berlangsung di Indonesia.

Selain itu, para peserta aksi juga menyenandungkan 'Free Free Palestine' di akhir selawatnya.

Lantunan doa-doa juga dipanjatkan oleh sejumlah ulama seperti Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Muhammad Husein Gaza, KH Muhyidin Junaedi, tokoh dari MUI, hingga menantu Habib Rizieq Shihab.

Peserta aksi pun mengamini doa-doa tersebut dengan penuh kekhusuan.

Dari jutaan peserta aksi itu, sepasang suami istri yang tak lagi muda mencuri perhatian Warta Kota.

Keduanya duduk di kursi lipat seadanya sembari menadahkan kedua tangannya untuk berdoa.

Air muka khusuk nan teduh pun terpancar di wajah keduanya. Bahkan, ada air mata yang mengalir di pipi pria berjanggut putih itu.

Baca juga: Massa Aksi Munajat Kubro 212 Mulai Memadati Monas Sejak Pukul 03.00

Kepada Warta Kota, Dadang (75) mengaku datang dari Tangerang, Banten sejak pukul 05.00 WIB menggunakan KRL bersama istrinya Jubaedah (75).

Dia menyebut, aksi 212 ini bukan kali pertamanya. Terhitung sudah tiga kali dirinya mengikuti aksi serupa ini.

Namun yang mendorong nuraninya untuk berangkat hari ini adalah karena aksi 212 ini sekaligus mendoakan saudara muslim di Palestina.

"Ini memang sudah sebagai perjuangan umat Islam terutama keluarga 212, terutama sekarang untuk memerdekakan Palestina," kata Dadang saat ditemui di tengah kerumunan massa aksi, Sabtu.

Di usianya yang tak lagi muda, Dadang mengaku sebenarnya ia merasa kelelahan saat berjalan dan menyaksikan kerumunan manusia.

Namun, panggilan hati serta semangat membela Palestina yang melekat di hatinya membuat ia bertekad untuk berkelana ke ibu kota.

"Suatu kebahagiaan bagi kami berdua mengikuti 212, terutama sebagai upaya dari saya dan istri sebagai umat Islam untuk berjuang demi Palestina dan aksi bela Islam," ungkap dia.

"Capek sih capek, tapi ini sebagai wujud perjuangan," lanjutnya.

Baca juga: Hanya Besok! 15 Perjalanan KA dari Stasiun Gambir Dialihkan ke Stasiun Jatinegara

Di akhir, Dadang berharap pemerintah Indonesia bisa semangat untuk memerdekakan Palestina, sebab ada banyak warga yang mendukung hal tersebut. 

Diberitakan sebelumnya, juru bicara Munajat 212, Novel Bamukmin menegaskan, tak ada satu pun pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden, yang diundang.

Dia juga menegaskan tak ada satu pun atribut partai politik yang dipasang, dalam aksi Munajat Kubro yang digelar esok hari.

"Tidak ada satupun capres dan cawapres kita undang, dan melarang seluruh atribut partai masuk," ujar Novel saat dihubungi, Jumat (1/12/2023).

Novel memastikan, aksi Munajat Kubro 212 itu, murni untuk mendoakan Palestina, dan keselamatan NKRI.

"Reuni 212 murni untuk munajat Palestina dan keselamatan NKRI," ujar dia.

Di samping itu, Novel mengatakan saat ini tengah melakukan berbagai persiapan, untuk aksi reuni 212 besok.

"Untuk persiapan panggung masih dalam tahap pemasangan, karena jam 4 sore mobil peralatan pemasangan panggung baru dapat izin masuk," kata Novel.

Adapun massa yang nantinya akan ikut dalam aksi reuni 212, diperkirakan sebanyak 3 juta orang.

"InsyaAllah 3 jutaan masa," ungkap Novel. (m40)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved