Senin, 13 April 2026

Jaksa di Surabaya Terlibat Tabrak Lari Jam 2 Pagi, Polisi Segera Lakukan Tes Urine, Begini Hasilnya

Seorang jaksa di Surabaya menabrak pedagang kacang lalu kabur pada Rabu (21/2/2024) dini hari. Polisi telah melakukan tes urine terhadap jaksa tersebu

Editor: Ign Prayoga
TribunJatim
Lokasi kecelakaan mobil yang dikemudikan seorang jaksa di Jalan Darmo Surabaya, Jatim, Rabu (21/2/2024) dini hari. Polisi telah melakukan tes urine terhadap jaksa tersebut. 

TRIBUNTANGERANG.COM, SURABAYA - Seorang jaksa di Surabaya, Jatim, menabrak pedagang kacang lalu kabur pada Rabu (21/2/2024) dini hari.

Saat kabur, jaksa berinisial AH tersebut menerobos lampu merah dan menyebabkan tabrakan serta menghajar mobil yang parkir di depan sebuah restoran.

Jaksa AH merupakan jaksa pidana khusus di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya

Kejadian ini mencuatkan gosip AH mengemudi dalam keadaan mabuk ataupun dalam pengaruh narkoba.

Kasus kecelakaan ini ditangani Polrestabes Surabaya

Satuan Lalu Lintas  (Satlantas) Polrestabes Surabaya kemudian membeberkan penyebab kecelakaan yang terjadi pada dua titik di jalan protokol Kota Surabaya tersebut.

Titik pertama kecelakaan adalah Jalan Panglima Sudirman, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya

Sedangkan titik kedua adalah perempatan antara Jalan Raya Darmo dan Jalan Bengawan, Kelurahan Darmo, Wonokromo, Surabaya.

AH mengemudikan mobil Toyota Innova Reborn bernopol W-1714 warna hitam. Sedangkan dua mobil yang dihajar AH adalah mobil Toyota Innova warna silver dan Suzuki Ertiga.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fahzrulrahman menduga, kecelakaan terjadi karena AH mengemudi dalam keadaan mengantuk.

"Faktor penyebabnya adalah mengantuk saat berkendara," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (21/2024).

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Suryadi memastikan, AH telah menjalani tes urine dan tes alkohol.

Menurut Suryadi, hasil tes menunjukkan AH negatif narkotika dan alkohol.

"Tes urin dan tes alkohol nihil," katanya saat dihubungi TribunJatim.com

Terkait penyebab kecelakaan. Suryadi menduga, sopir pada saat itu mengemudikan mobil dalam keadaan mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan terlibat kecelakaan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved