Bacaan Doa

Simak Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur yang Dilakukan Jelang Ramadan

Berikut ini tata cara beserta bacaan doa ziarah kubur yang bisa kamu lakukan sesuai dengan ajaran Islam.

Editor: Joko Supriyanto
Istimewa
Ilustrasi Ziarah - Kegiatan ziarah kubur biasa dilakukan umat Muslim jelang puasa Ramadan. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Jelang ramadan biasanya tradisi yang banyak dilakukan sebagian orang yaitu melakukan ziarah ke pemakaman.'

Ketika menjelag ramadan seperti ini TPU akan padati penggunjung yang akan melakukan ziarah kubur ke makan orang tua, anak, maupun sanak saudara.

Kedatangan mereka untuk ziarah tak lain untuk mendoakan mereka yang telah meninggal dunia, walaupun ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja.

Hanya saja ziarah ke pemakaman sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh sebagian orang menyambut bulan suci ramadan.

Dalam ajaran agama isliam, ziarah ke pemakaman diperbolehkan  hal ini juga tertulis dalam hadits Nabi Muhammad SAW.

"Sesungguhnya aku dulu telah melarang kalian berziarah kubur. Maka (sekarang) ziarahlah karena akan bisa mengingatkan kepada akhirat dan akan menambah kebaikan bagi kalian dengan menziarahinya. Barangsiapa yang ingin berziarah maka lakukanlah dan jangan kalian mengatakan 'hujran' (ucapan-ucapan batil)." (HR Muslim)

Baca juga: Jelang Ramadan TPU Karet Bivak Mulai Ramai Dikunjungi Peziarah

Sebelum kamu melakukan ziarah kubur ada baiknya mengetahui anjuran doa-doa ziarah kubur berserta tata caranya sesuai anjaran islam.

Berikut ini bacaan doa ziarah kubur yang bisa kamu lakukan sesuai dengan ajaran Islam;

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

"Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì."

"Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì."

Artinya : "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran."

"Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR. Muslim).

Penjelasan Ahli Agama

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved