Jumat, 10 April 2026

Didatangi Polisi yang Lacak Pemilik Gran Max Maut, Setiawan Gemetar dan Mual Hingga Batal Puasa

Pemilik Gran Max maut di Km 58 masih misterius. Nama dan alamat di Jakarta Timur yang ada di STNK ternyata bukan pemilik Gran Max maut

|
Editor: Ign Prayoga
Warta Kota/Muhammad Azzam
Proses evakuasi mobil Daihatsu Grandmax yang terlibat insiden kecelakaan maut di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 58 Karawang pada Senin (8/4/2024). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Sebuah mobil Gran Max mengalami kecelakaan fatal di Km 58 jalan tol Jakarta-Cikampek, Senin (8/4/2024) pagi.

Sebanyak 12 orang tewas dalam kecelakaan ini.

Para korban tewas adalah sopir dan pengemudi Gran Max.

Polisi segera menelusuri pemilik mobil Gran Max bernopol B 1635 BKT yang mengalami kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek Km 58, Karawang, Jawa Barat, Senin (8/4/2024) pagi.

Berdasarkan data yang tertera di STNK, pemiliknya bernama Yanti Setiawan Budidarma.

Alamatnya di Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur.

Polisi langsung menuju alamat yang tertera di STNK untuk mengorek keterangan.

Di alamat tersebut memang ada orang bernama Setiawan.  Namun tidak ada orang bernama Yanti Setiawan.

Saat didatangi polisi di kediamannya, Setiawan benar-benar kaget. Ia syok. Kakinya gemetar. Perutnya terasa mual.

"Coba Mbak begitu, pingsan kali Mbak. Ini gemetar kakinya. Perut saya agak mual,” kata Setiawan seperti dikutip Kompas.com.

Setiawan bahkan sempat menangis dan terpaksa membatalkan puasa.

“Ini kerongkongan kering banget, perut keram, kaki gemetaran,” sambungnya

Ada lima orang mendatangi rumahnya. Kala itu Setiawan baru pulang ke rumah seusai membeli beras.

Setiawan dicecar pertanyaan dan diperlihatkan foto kopi KTP dan STNK Gran Max di mana nama dan alamat rumahnya tertera.

Dalam identitas kepemilikan mobil tersebut tidak ada fotonya. Tapi, Setiawan membenarkan foto KTP yang diperlihatkan memang benar adalah fotonya.

Setiawan menduga identitasnya dicatut oleh seseorang untuk mengurus STNK Gran Max tersebut.

“Ada pemalsuan KTP saya, mungkin ada hubungannya sama orang kelurahan takutnya gitu," kata Setiawan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved