Rabu, 22 April 2026

Halangi Pemandangan Gunung Fuji, Kondominium di Tokyo Dirobohkan

Gedung terpaksa dirobohkan karena warga protes ke pemerintah soal dampak pembangunan gedung tersebut.

Editor: Joseph Wesly
Dok. Pixabay/BottonDown
Gunung Fuji di Jepang. 

TRIBUN TANGERANG.COM, TOKYO-  Sebuah gedung di Tokyo dirobohkan karena menghalangi pemadangan ke gunung Fuji.

Gedung terpaksa dirobohkan karena warga protes ke pemerintah soal dampak pembangunan gedung tersebut.

Warga khawatir tidak bisa menatap keelokan gunung fuji.

Selain itu warga juga protes gedung akan menghalangi sinar matahari.

Gedung yang dirobohkan adalah sebuah kondominium yang terdiri dari 10 lantai di sisi barat Tokyo.

Gedung ini akan walaupun hampir rampung dibangun.

"Kami menyadari budaya (lokal) yang menghargai pemandangan, tapi kami gagal mempertimbangkannya dengan baik. Kami juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang mengontrak," kata perwakilan dari perusahaan pengembang, Sekisui House Ltd., dikutip dari Kyodo News, Rabu (12/6/2024).

Pihaknya berjanji akan melakukan berbagai upaya agar hal yang sama tidak terulang lagi.

Terletak di Distrik Naka, Kota Kunitachi, kondominium tersebut memiliki 18 unit yang tersebar di setiap lantainya.

Sebagian besar unit terjual seharga mulai 70 juta yen (sekitar Rp 7,25 miliar) sampai 80 juta yen (sekitar Rp 8,29 miliar).

Lokasinya dapat dicapai dengan berjalan kaki selama kira-kira 10 menit dari Stasiun Kunitachi di Jalur JR Chuo.

Sebelumnya Sekisui House Ltd. mempromosikan gedung ini sebagai "kondominium pertama yang dijual di jalan Kunitachi Fujimi-dori dalam 10 tahun terakhir", dilansir dari The Asahi Shimbun.

Keputusan merobohkan bangunan tersebut diambil meskipun pihak pengembang sudah berdiskusi dengan penduduk lokal.

Adapun penduduk setempat telah lama menyuarakan kekhawatiran terkait dampak pembangunan gedung terhadap pemandangan Gunung Fuji, serta masalah sinar matahari yang masuk ke rumah-rumah mereka.

Perusahaan tersebut pun sudah melakukan perubahan struktur, salah satunya mengurangi jumlah lantai dari yang awalnya 11 lantai menjadi 10 lantai, serta menurunkan ketinggian setiap lantai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved