Sabtu, 13 Juni 2026

Olimpiade Paris 2024

Tuah Sepatu Beda Warna Rizki Juniansyah, Sabet Emas Cabor Angkat Berat Olimpiade Paris 2024

Dia justru percaya diri dengan menggunakan warna ungu dan oranye. Dan sepatu beda warna ini memberikan tuah kepadanya.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(NOC/Naif Muhammad Al as)
Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, saat tampil di Olimpiade Paris 2024. Rizki tampil percaya diri dengan menggunakan sepatu beda warna. 

TRIBUN TANGERANG.COM, PARIS- Ada yang unik dari penampilan, Atlet angkat besi, Rizki Juniansyah, penyumbang meraih media emas pada Olimpiade Paris 2024.

Rizki ternyata menggunakan sepatu beda warna saat bertanding di South Paris Arena 6 pada Kamis (8/8/2024) atau Jumat dini hari WIB, Rizki berhasil mencatat total angkatan 354 kg.

Berbeda dengan orang pada umumnya yang menggunakan sepatu dengan warna senada, Rizki berbeda.

Dia justru percaya diri dengan menggunakan warna ungu dan oranye. Dan sepatu beda warna ini memberikan tuah kepadanya.

Hal tersebut berbeda dengan atlet lain yang memakai sepatu sewarna seperti hitam atau putih.

Pada angkatan Snacth, Rizki memulai dengan 155 kilogram. Namun, dia gagal pada upaya pertama.

Pada upaya kedua, atlet berusia 21 tahun tersebut tampil percaya diri setelah berhasil melakukan angkatan 155 kg.

Rizki kemudian mencoba Angkatan 162 kg pada upaya ketiga. Rizki berupaya melewati angkatan Shi Zhiyong dengan 161 kg pada upaya pertamanya.

Sayang, Rizki gagal menjalankan misinya. Alhasil dia mencatat angkatan snacth 155 kg.

Si Zhiyong sempat berupaya untuk membukukan rekor dengan mengangkat 168 kg pada upaya ketiga. Namun, atlet asal China tersebut gagal sehingga dia harus puas dengan catatan angkatan 165 kg. Rizki berada di urutan kedua dengan 155 kg.

Dia berselisih 10 kg dari Shi Zhiyong yang berada di urutan pertama dengan angkatan 165 kg.

Baca juga: Buka Dasar, Indonesia Raih Emas Perdana di Olimpiade Paris 2024 Lewat Veddriq Leonardo

Pada clean & jerk, Rizki memulai dengan 191 kg. Dia lalu berhasil melakukan angkatan 191 kg.

Salah satu pesaing Rizki, Shi Zhiyong gagal melakukan angkatan pada percobaan pertama, kedua, dan ketiga.

Kegagalan Shi sempat disambut Bulgaria dengan bahagia. Saat ini, Andreev Bozhidar Dimitrov berada di urutan kedua dengan 344 poin, atau tertinggal dua angka dari Rizki di urutan pertama.

Rizki akhirnya berhasil meraih medali emas karena dia berhasil melakukan angkatan 199 kg pada upaya kedua.

Keberhasilan tersebut membuat dia sekaligus mencatat rekor Olimpiade.  

Setelah berhasil melakukan angkatan, Rizki tampak menangis bahagia.

Pencapain Rizki cukup membanggakan karena dia mampu menyumbangkan medali emas kedua bagi Indonesia.  

Sebelumnya, emas pertama berhasil disumbakan oleh atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo. Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved