Jumat, 12 Juni 2026

Pilgub Jawa Barat

Respons Jokowi Disebut Jegal Anies Baswedan di Pilgub Jawa Barat

Jokowi disebut menggunakan pengaruhnya agar Anies gagal mengikuti kotestasi di Pilgub Jawa Barat.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(Dokumentasi Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor di jalan tol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Minggu (28/7/2024). 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Ramai soal tudingan Jokowi jadi biang kerok gagalnya Anies Baswedan di Pilgub Jawa Barat.

Jokowi disebut menggunakan pengaruhnya agar Anies gagal mengikuti kotestasi di Pilgub Jawa Barat.

Padahal sebelumnya PDIP sudah memastikan akan mengusung Anies dan Ono Surono.

Namun dalam hitungan jam, Anies gagal menjadi calon kepala daerah.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo buka suara.

Katanya, pencalonan seseorang pada Pilkada merupakan urusan partai, sedangkan dirinya bukan salah satu ketua umum partai. 

"Saya bukan ketua partai, saya juga bukan pemilik partai, supaya tahu semua, apa urusannya?" kata Jokowi usai meresmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Respirasi Ibu dan Anak di Rumah Sakit (RS) Persahabatan, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2024).

Kepala Negara menuturkan, ia memang kerap dituding bermacam-macam hal. Selain menjegal, Jokowi mengaku juga dituding menghambat seseorang.

Namun kata dia, masalah pencalonan merupakan urusan partai politik. Akan ada proses berdasarkan hitung-hitungan koalisi dan partai politik.

"Saya kan ditudang-tuding, kan banyak banget, tidak hanya itu saja, dituding menjegal, dituding menghambat, dituding..." tuturnya.

"Tapi kan itu urusan partai politik, mau mencalonkan dan tidak mencalonkan itu urusan koalisi, urusan partai politik, ada mekanisme, ada proses di situ," jelas dia.

Baca juga: Beredar Rumor PDIP Usung Anies-Ono Surono untuk Pilgub Jabar, Ini Respons Partai Banteng

Sebelumnya, Ketua DPD PDI-P Jawa Barat Ono Surono mengungkapkan, gagalnya partai berlambang banteng itu mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilkada Jabar 2024, disebabkan oleh campur tangan seseorang bernama Mulyono. 

Ono menuding Mulyono sebagai aktor utama yang menghalangi pencalonan Anies. Namun, Ono tidak menjelaskan siapa sebenarnya Mulyono tersebut.

Di media sosial, nama Mulyono sering dikaitkan dengan Presiden Jokowi karena merupakan nama masa kecil sang Kepala Negara sebelum diganti.

"Ada tangan-tangan dari luar yang tidak menghendaki Pak Anies diusung di Jabar. Mulyono dan geng," ujar Ono kepada awak media saat konferensi pers di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (30/8/2024) dini hari.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved