Sabtu, 13 Juni 2026

Viral Pemuda Mengaku Dipukul Paspampres saat Selfie Bareng Presiden Jokowi, Ini Respons Istana

Berdasarkan rekaman itu, dia mengaku dipukul usai mendekati Presiden Joko Widodo untuk berswafoto (selfie). 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Joseph Wesly
(Istimewa)
Viral di media sosial seorang warga mengaku dipukul oleh Paspampres di Samarinda, Kalimantan Timur, pada hari Minggu (8/9/2024). Jokowi memang saat itu sedang berkunjung ke Samarinda untuk membuka acara MTQ Nasional XXX Tahun 2024. 

TRIBUN TANGERANG.COM, SAMARINDA- Seorang pemuda mengaku dipukul anggota Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres. Pengakuan pemuda itu kini viral di media sosial.

Berdasarkan rekaman itu, dia mengaku dipukul usai mendekati Presiden Joko Widodo untuk berswafoto (selfie). 

Peristiwa itu diduga terjadi  di Samarinda, Minggu (8/9/2024) malam.

Pakaian  yang dipaki Jokowi sama ketika ia menghadiri dan membuka acara MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu, sebelum bertolak ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. 

"Kamu jangan kayak gitu, ya," kata aparat keamanan kepada pemuda tersebut, berdasarkan keterangan video yang beredar.

Di video yang sama, pemuda itu mengaku dihantam oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Ia pun menyayangkan kejadian itu karena ia menilai Presiden Jokowi adalah presiden rakyat Indonesia.

"Saya dihantam, saya dipukul sama pasukan presiden tadi, dihantam, hanya karena foto sama presiden. Itu presiden Republik Indonesia dan presiden rakyat Indonesia kenapa saya dihantam sama Paspampres," ucapnya.

"Untung saya enggak mati, hantaman itu keras. Pak Presiden aja enggak jadi masalah. Masak saya dihantam sama apa namanya, Paspampres-nya, enggak bisa begitu," imbuhnya.

Kompas.com sudah mencoba menghubungi Komandan Paspampres (Danpaspampres), Asintel Danpaspampres, serta Pangdam VI Mulawarman, tapi belum ada respons yang menjelaskan peristiwa tersebut.

Sementara itu, pihak Istana Kepresidenan masih mengecek peristiwa itu. Menurut informasi yang diterima Kompas.com terduga pelaku pemukulan merupakan pasukan pengaman setempat.

"Saya cek," kata Deputi Protokol dan Pers Media Istana, Yusuf Permana, Senin (9/9/2024) malam. Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved