Kamis, 30 April 2026

Mobil Harun Masiku yang Terparkir Bertahun-tahun Ditemukan Penyidik KPK

Hingga kini KPK masih mencari keberadaan pria yang sudah bertahun-tahun menghilang tersebut. Sebelumnya KPK menyebut bahwa Harun Masiku ada di Malaysi

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
ISTIMEWA
Harun Masiku 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagikan informasi terbaru tentang buronan KPK, Harun Masiku.

Harun Masiku adalah kader PDIP yang menjadi buronan karena tersangkut kasus suap komisioner KPU RI.

Hingga kini KPK masih mencari keberadaan pria yang sudah bertahun-tahun menghilang tersebut. Sebelumnya KPK menyebut bahwa Harun Masiku ada di Malaysia dan menjadi marbot masjid.

Terbaru, tim penyidik menemukan mobil yang digunakan oleh Harun Masiku terparkir bertahun-tahun di satu tempat. 

Hal itu diungkap Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango.

"Apa yang kita temukan yang di apa tadi, kemarin dapat mobil-mobil yang dia parkir bertahun-tahun. Itu saja mungkin yang didapat," kata Nawawi dalam Media Gathering di Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/9/2024).

Baca juga: Misteri Keberadaan Harun Masiku, Eks Penyidik KPK Menduga Kabur ke Tempat Ini

Nawawi menjelaskan, sejak Harun ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap usai operasi tangkap tangan (OTT) pada 2019, penyidik Rossa Purbo Bekti sempat menghilang dari KPK. 

Rossa, yang salah satu penyidik yang hendak menangkap Harun, ditarik kembali ke Polri di tengah penanganan kasus yang menyebabkan kekacauan.

Rossa berhasil kembali ke KPK setelah adanya perlawanan dari pegawai.

Nawawi menambahkan bahwa seiring dengan pencarian Harun Masiku yang belum membuahkan hasil, KPK kembali menempatkan Rossa dalam tim penyidik.

"Bahkan dia yang menjadi sekarang kasatgas perkara itu untuk menunjukkan bahwa keseriusan," ujar Nawawi.

Sebagai bentuk keseriusan, Nawawi menyebutkan bahwa ia terus menelepon Rossa setiap minggu untuk menanyakan perkembangan pencarian Harun.

"Hampir tiap minggu saya telpon dia (Rossa). ‘Mas, bagaimana Mas, perkembangannya, Mas?’" tutur Nawawi. Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved