Guru Sekaligus Pembina Pramuka Diduga Jadi Predator Seks, Pihak SMKN 5 Tangsel Lakukan Investigasi 

Sebelumnya saya tidak mengetahui kasus yang terjadi sejak tahun 2010 sampai dengan saat ini. Sehingga kami menganggap yang bersangkutan tidak

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Ikhwana Mutuah Mico
Suasana SMKN 5 Tangsel. 
Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Viral di media sosial terkait dugaan pelecehan seksual diduga dilakukan oleh staf Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Tangerang Selatan, sekaligus pengurus Pramuka.
Kepala SMK Negeri 5 Kota Tangsel, Rohmani Yusuf buka suara terkait permasalahan yang tengah ramai diperbincangkan di Media sosial itu.
"Sebelumnya saya tidak mengetahui kasus yang terjadi sejak tahun 2010 sampai dengan saat ini. Sehingga kami menganggap yang bersangkutan tidak pernah punya masalah," kata Rohmani, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (23/9/2024).
Rohmani mengatakan, pihaknya bahkan tak pernah mendapatkan laporan dari orangtua siswanya, soal pelecehan.
"Dan yang bersangkutan tidak pernah mendapatkan laporan baik dari orangtua dari peserta didik atau rekan guru terkait ini," imbuhnya.
Rohmani menjelaskan jika guru berinisial HDW telah mengajar di sekolah sejak 2013 lalu.
HDW mengajar sebagai guru mata pelajaran IPAS, juga sempat mengajar matematika dan berstatus sebagai guru honorer.
Soal permasalahan ini, Rohmani mengklaim jika pihaknya masih melakukan investigasi mendalam.
"Sementara ini karena kami baru membuka aduan, belum ada yang masuk tim saya, dan ini akan terus saya gali investigasi. Supaya tidak terkesan bahwa ini kasusnya hanya diluar. Kami pun ini mengkhawatirkan ini terjadi di dalam (sekolah) juga," pungkasnya.
Sebagai informasi, guru berinisial HDW dikecam karena dugaan pelecehan yang dilakukan sejak 2010.
Kabar itu mencuat setelah diangkat oleh satu akun di media sosial Instagram @Boimboim.
"Pada 2010, kami dikejutkan dengan pengakuan adik-adik binaan kami di SMPN 3 Kota Tangerang Selatan, beberapa orang mengalami pelecehan seksual dari pembina kami semua, HDW. Terkejut tak terkira karena selama ini penampilan dan kekuatannya selalu dibalut dengan kesalehan tapi semua itu palsu," tertulis dalam unggahan Boimboim yang dikutip Senin (23/9/2024).
Saat dikonfirmasi kepada HDW terkait pemberitaan yang tengah ramai diperbincangkan, ia masih enggan memberikan komentar. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved