Sabtu, 6 Juni 2026

Puan Maharani Tegaskan PDI Perjuangan Tetap Solid Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Puan Maharani menyatakan jika Partainya akan tetap solid mendukung Pemerintahan baru mendatang.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Tribun Tangerang/Yulianto
Ketua DPP PDIP Puan Maharani 

TRIBUNTANGERANG.COM - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Puan Maharani menyatakan jika Partainya akan tetap solid mendukung Pemerintahan baru mendatang.

"PDI Perjuangan solid," kata Puan kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat dikutip Kompas.com pada Rabu (16/10/2024)

Puan Maharani menyampaikan PDI perjuangan akan mendukung Prabowo dan Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden mendatang demi membangun Indonesia kedepan jauh lebih baik.

"Kita solid mendukung pemerintahan yang akan datang dalam membangun Indonesia ke depan," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Fraksi PDI-P Bambang Wuryanto mengungkapkan adanya selisih pendapat di internal partainya terkait wacana PDI-P bergabung ke pemerintah Prabowo Subianto.

"Begini, kalau saya bicara sama dikau, keputusan untuk itu aku belum dengar. Tetapi yang berkembang, itu kan, namanya pendapat kan berbeda-beda yang berkembang di antara kawan-kawan itu," ujar Bambang kepada wartawan di Gedung MPR RI, Selasa (15/10/2024).

Baca juga: Daftar 11 Srikandi Calon Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Ada Ilmuwan Cognitive Science

Hal itu disampaikan Bambang saat ditanya mengenai peluang PDI-P merapat ke pemerintahan dan bakal mengusulkan nama calon menteri untuk kabinet mendatang.

Menurut pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu, terdapat pihak-pihak di internal PDI-P yang ingin segera masuk ke pemerintahan Prabowo.

Selain itu, ada kader-kader di PDI-P yang ingin terlebih dahulu melihat perkembangan dan tidak mau tergesa-gesa mengambil keputusan untuk bergabung pemerintahan.

Bahkan, kata Pacul, ada kader yang secara tegas tidak ingin PDI Perjuangan berada di barisan pemerintahan, dengan mempertimbangkan kepentingan bangsa.

 "Ada yang ingin segera masuk, ada yang ingin masuknya nanti saja, karena kita lihat perkembangannya dulu kayak apa. Kemudian ada yang mengatakan sudahlah enggak usah masuk. Jadi ada tiga klaster yang sedang berdinamika," ungkap Pacul.

Baca juga: 59 Daftar Nama Calon Wakil Menteri dan Kepala Badan yang Dipanggil Prabowo Subianto ke Kertanegara

Hingga kini, Pacul mengakui perbedaan pendapat itu masih terus berkembang di internal partai. Sebab, PDI-P sampai saat ini belum mengambil keputusan soal bergabung atau tidaknya ke pemerintahan mendatang.

"Kan belum ambil putusan. Ini dinamika yang ada gitu loh, dinamika yang ada kan seperti itu. Ini kan aku ngomong dinamika yang ada. Klasternya kayak begitu. Maka tepatnya bukan dinamika, tepatnya dialektika yang ada," kata dia.

Dia pun meminta semua pihak menunggu keputusan akhir terkait sikap yang akan diambil PDI-P, dan mengamati perkembangan penyusunan kabinet yang berlangsung saat ini.

"Jadi kalau dikau tanya kok sampai hari ini kok belum ada? Yang kemarin kok belum ada kader PDIP yang dipanggil ke Kertanegara? Ya memang belum. Tetapi kan hari ini kan juga masih ada. Kita juga ngerti kok, mari kita amati bersama. Siapa tahu Bambang Pacul dipanggil," ucap Bambang.

(Kompas.com)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved