Minggu, 12 April 2026

2 Hari 'Menginap' dengan Pacar di Hotel Melati, Seorang Pemuda di Bone Tewas Kelelahan

AD sebelumnya menginap bersama sang pacar berinisial NS (22) selama dua hari di kamar tersebut.

Editor: Joseph Wesly
(Dok. Polres Bone Selatan)
Aparat kepolisian masih melakukan penjagaan di lokasi penemuan mayat pria di salah satu kamar hotel kelas melati di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa, (22/10/2024). 

TRIBUN TANGERANG.COM, BONE- Diduga kelelahan, seorang pemuda bernama AD (26) tewas di hotel kelas melati di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

AD sebelumnya menginap bersama sang pacar berinisial NS (22) selama dua hari di kamar tersebut.

Hotel melati itu berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Watampone, Kabupaten Bone.

Korban warga Toha, Desa Muara Juala, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, ditemukan tewas pada Senin (21/10/2024) pukul 08.00 Wita.

Penyelidikan awal polisi mengindikasikan bahwa kematian korban disebabkan karena kelelahan. 

Menurut informasi yang dihimpun Kompas.com, korban awalnya berencana pulang ke kampung halaman orangtuanya di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone

Lakukan hubungan layaknya suami istri

Namun, sebelum itu, AD menjanjikan untuk bertemu dengan teman wanitanya, NS, dan mereka memutuskan untuk menginap di hotel tersebut sejak Sabtu.

"Korban ini adalah warga Kalimantan Timur dan rencananya berkunjung ke kampung halaman orangtuanya di Cenrana, tetapi sebelumnya korban terlebih dahulu janjian dengan teman wanita dan mereka menginap di TKP (tempat kejadian perkara) sejak Sabtu," ungkap Iptu Rayendra Muhtar, Kasi Humas Polres Bone, melalui pesan singkat, Selasa (22/10/2024).

Informasi lebih lanjut menyebutkan bahwa pada Senin dini hari, korban sempat meninggalkan kamar untuk membeli makanan.

Namun, pada pagi harinya, AD tiba-tiba mengalami kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia.

Saat aparat kepolisian tiba di lokasi, mereka menemukan NS menangis di samping jasad korban.

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang sebagai bukti dan mengevakuasi jasad AD ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone.

Selanjutnya, jenazah dibawa kembali ke kampung halaman orangtuanya untuk disemayamkan.

"Jenazah sudah dimakamkan dan sebelumnya sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan," kata Rayendra.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved