Berita Jakarta
11 Program 100 Hari Kerja Pramono-Rano: Tuntaskan Masalah Kampung Bayam, Bank Sampah hingga KJP
Juru bicara Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano, Iwan Tarigan, membeberkan sebelas program yang menjadi prioritas paslon dengan slogan Jakarta Menyala.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno bakal merealisasikan program tersebut dalam waktu 100 hari kerja setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Diketahui, Pramono Anung-Rano Karno, tinggal menunggu waktu penetapan KPU sebagai gubernur-wakil gubernur Jakarta terpilih.
Tak ada gugatan melayang ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pasangan Pramono-Rano memperoleh suara sebanyak 50,07 persen atau 2.183.239 suara dari jumlah pemilih yang menggunakan hak suara.
Juru bicara Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano, Iwan Tarigan, membeberkan sebelas program yang menjadi prioritas paslon dengan slogan Jakarta Menyala itu.
"Program kerja Mas Pram dan Bang Doel dalam 100 hari kerja setelah pelantikan nanti ada sebelas macam. Sebelas ini yang akan dituntaskan dalam waktu 100 hari kerja," ucap Iwan Tarigan kepada Wartakotalive.com, Selasa (17/12/2024).
Program pertama, penyelesaian masyarakat Kampung Bayam, Jakarta Utara, dengan cara mengembalikan mereka ke Kampung Susun Bayam di kawasan Jakarta International Stadium atau JIS.
Program kedua, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) boleh memasuki destinasi wisata edukasi secara gratis.
Baca juga: Menang di Pilkada Jakarta, Pramono: Terima Kasih RK-Suswono dan Dharma-Kun Bikin Pilkada Damai
Kemudian, mengurus Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul dapat diurus di kecamatan tanpa harus pergi ke kantor pusat di Jatinegara.
"Program ketiga kesehatan seperti sarapan gratis, home service lansia,” ucap Iwan, Selasa (17/12/2024).
Program keempat, peningkatan kebudayaan melalui Benyamin S Award.
Program kelima, gratis menaiki transportasi publik TransJakarta, LRT hingga MRT bagi 15 golongan.
Mereka di antara terdiri dari pedagang UMKM, personel TNI/Polri, penyandang disabilitas, hingga pengurus tempat ibadah dan penghuni rumah susun sederhana.
Program keenam, peningkatan jumlah tenaga kerja melalui agenda job fair setiap tiga bulan sekali di seluruh kecamatan se-Jakarta.
Program ketujuh, melakukan kontrak pertanian atau contract farming untuk menekan laju harga bahan pokok di Jakarta.
Adapun program sejenis ini pernah dibikin juga saat Anies Baswedan menjabat Gubernur Jakarta.
| 4 Fakta Dibalik Kasus Dua ART Loncat dari Kos 4 Lantai di Benhil, Polisi Ungkap Alasannya |
|
|---|
| Jumat 24 April 2026, Warga Jakarta Gratis Naik MRT, LRT, dan TransJakarta |
|
|---|
| Musnahkan Barang Terlarang, Rutan Salemba Perkuat Komitmen Zero Halinar |
|
|---|
| Dua Pria Viral yang Memalak Pengedara Plat D di Tanah Abang Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
| Kronologi Balik Mobil Listrik BYD Masuk Kolam Bundaran HI, Ini Penjelasan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Pramono-Rano6.jpg)