Ogah Buka Sepatu Masuk Masjid, Turis Arab dan Marbut Berkelahi di Masjid Al Muqsit Bogor

Meski sudah diperingatkan, sang turis tetap nekat memasuki teras masjid menggunakan sepatu. Aksi perkelahian pun tidak terhindarkan.

Editor: Joseph Wesly
(Tribun Jabar)
Turis Arab Saudi berkelahi dengan marbot masjid akibat sang turis tak terima ditegur masuk masjid pakai sepatu. 

TRIBUN TANGERANG.COM, BOGOR- Seorang turis Arab Saudi berkelahi dengan marbut Masjid Al Muqsit.

Perkelahian terjadi karena sang turis Arab nekat masuk ke masjid tanpa membuka sepatu.

Meski sudah diperingatkan, sang turis tetap nekat memasuki teras masjid menggunakan sepatu.

Aksi perkelahian pun tidak terhindarkan.

Keduanya baku hantam di pelataran Masjid Al Muqsit, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/1/2025), sekitar pukul 17.50 WIB. 

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, menjelaskan kronologi lengkap perkelahian antara seorang turis asal Arab Saudi dan R alias Pak Jenggot (40), marbut Masjid Al Muqsit.

Insiden bermula ketika Pak Jenggot sedang melaksanakan rutinitasnya membersihkan masjid setelah salat Ashar.

Sebagai marbut sekaligus petugas kebersihan, ia bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kondisi masjid setiap hari.

Setelah selesai membersihkan bagian dalam masjid, Pak Jenggot melanjutkan pekerjaannya mengepel teras.

Ketika sedang sibuk mengepel, ia dikejutkan dengan kehadiran seorang pria berbadan besar yang masuk ke teras masjid tanpa melepas sepatunya.

Padahal, di pintu masuk masjid sudah tersedia rak sepatu serta peringatan tertulis bahwa teras tersebut merupakan "batas suci."

Melihat hal itu, Pak Jenggot segera menegur pria tersebut dan meminta agar ia melepas sepatu sesuai dengan aturan yang berlaku di masjid.

Ia bahkan menjelaskan keberadaan rak khusus untuk sandal dan sepatu, serta menunjukkan peringatan tertulis di pintu masuk.

Namun, bukannya mematuhi teguran, turis Arab itu malah bersikap tidak peduli dan tetap berjalan memasuki teras masjid dengan sepatu yang ia kenakan.

"Ada tulisan batas suci dan di pintu disediakan rak sepatu. Nah, WNA ini tidak mengindahkannya," ungkap Eddy ketika dikonfirmasi, Selasa (14/1/2025).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved