Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan Batal, Pemerintah Pilih Opsi Ini
Kedua, libur sebagian, seperti awal Ramadhan libur beberapa hari dan masuk kembali hingga menjelang Idul Fitri.
TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Wacana libur sekolah selama bulan ramadan batal terealisasi.
Sebelumnya Mendikdasmen menawarkan tiga opsi yang dipertimbangkan untuk pelajar di bulan Ramadan.
Pertama, libur penuh selama Ramadhan dengan kegiatan keagamaan.
Kedua, libur sebagian, seperti awal Ramadhan libur beberapa hari dan masuk kembali hingga menjelang Idul Fitri.
Sedangka opsi terakhir libur sekolah seperti biasa.
Namun akhirnya pemerintah memutuskan menggunakan opsi ketiga yakni pelajar masuk seperti biasa di bulan ramadan.
Sebelumnya banyak orang tua murid yang menolak opsi libur penuh selama Ramadan.
Mereka khawatir bila anaknya tidak pernah belajar selama libur puasa.
Pasalnya di hari sekolahpun para siswa juga memiliki waktu bermain.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan tidak ada istilah libur sekolah saat bulan Ramadhan.
Mu'ti menyatakan, pemerintah menggunakan istilah pembelajaran di bulan Ramadhan, bukan libur Ramadhan, dalam menyusun jadwal sekolah pada bulan Ramadhan.
Baca juga: Orangtua Ramai-ramai Tolak Soal Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan, Khawatir Pelajar cuma Main
"Jangan pakai kata libur. Tidak ada pernyataan libur Ramadhan, (adanya) pembelajaran di bulan Ramadhan. Kata kuncinya bukan libur Ramadhan tapi pembelajaran di bulan Ramadhan," kata Mu'ti di Kompleks Istana Kperesidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Ia mengungkapkan, pembelajaran sekolah saat Ramadhan tengah digodok dan dibahas bersama sejumlah menteri.
Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, hingga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
"Kemudian saya dan KSP. Sudah kita bahas lintas kementerian. Sudah ada kesepakatan bersama," ucapnya.
Sementara terkait mekanisme pembelajaran saat bulan Ramadhan, ia meminta semua pihak menunggu terbitnya surat edaran (SE).
"Tinggal tunggu saja terbit surat edaran bersama. Nanti tunggu saja, tunggu sampai SE keluar," ungkap Mu'ti.
Sebelumnya diberitakan, wacana libur sekolah saat Ramadhan 2025 diungkapkan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i.
Kebijakan serupa pernah diterapkan pada era pemerintahan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di mana sekolah diliburkan selama satu bulan penuh saat Ramadhan.
Sejauh ini, ada tiga usulan mengemuka yang dipertimbangkan pemerintah terkait libur sekolah selama bulan Ramadhan tahun ini.
Pertama, libur penuh selama Ramadhan dengan kegiatan keagamaan.
Kedua, libur sebagian, seperti awal Ramadhan libur beberapa hari dan masuk kembali hingga menjelang Idul Fitri. "Ketiga, sekolah tetap masuk penuh seperti biasa," kata Abdul Mu’ti di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (13/1/2025).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Pemerintah Tegaskan Guru Honorer Tetap Bisa Mengajar di 2027, Ini Penjelasan Kemendikdasmen |
|
|---|
| Demo di Jakarta Hari Ini, Ada Dua Unjuk Rasa Pukul 11.00 WIB dan 13.00 WIB |
|
|---|
| Anti Macet! 6 Hotel Mewah di Tangerang Ini Cocok untuk Staycation Keluarga Saat Libur Sekolah |
|
|---|
| Cari Wisata Air Dekat Jakarta? Ini 5 Kolam Renang Favorit di Tangsel saat Libur Sekolah |
|
|---|
| Kabar Gembira! Tunjangan Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu, Langsung Ditransfer Mulai 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Abdul-Muti2.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.