Senin, 27 April 2026

Berita Bekasi

Polisi Libatkan Ahli Konstruksi Ungkap Penyebab Beton Coran Tower Provider Ambruk di Bekasi

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti mengatakan pihaknya akan melibatkan ahli konstruksi untuk menyelidiki penyebab runtuhnya beton tersebut.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Joko Supriyanto
TribunBekasi.com
Para petugas tengah berkoordinasi untuk evakuasi beton tower provider ambruk di Jalan Mista Raya, Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 08 RW 05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Senin (27/1/2025). 

TRIBUNTANGERANG.COM, BEKASI - Pengungkapan ambruknya beton penyangga tower provider di Jalan Mista Raya, Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 08 RW 05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi masih tanda tanya.

Terkini, Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti mengatakan pihaknya akan melibatkan ahli konstruksi untuk menyelidiki penyebab runtuhnya beton tersebut.

"Sementara belum ya (diketahui penyebab runtuh), karena kami perlu keterangan ahli konstruksi dan perlu pemeriksaan dulu," kata Wuriyanti saat ditemui di lokasi, Selasa (28/1/2025).

Wuriyanti menjelaskan saat ini para petugas gabungan dari Basarnas, Damkar, pihak provider, TNI, dan Polri terlebih dahulu tengah fokus mengevakuasi korban meninggal yang hingga kini masih terjebak reruntuhan bongkahan beton berbahan dasar coran.

"Terkini kami fokus mengevakuasi korban," jelasnya.

Wuriyanti memastikan pihaknya akan langsung menggelar penyelidikan pasca jasad korban berhasil dievakuasi.

"Kami sudah melapor ke Bapak Kapolres, dan kasus ini nanti di-backup oleh Kasat Reskrim," tuturnya.

Sementara petugas provider mulai membongkar tower pasca beton penyangga ambruk hingga menewaskan satu orang pekerja proyek tersebut pada Selasa (28/1/2025).

Pantauan jurnalis TribunBekasi di lokasi, pembongkaran sudah dimulai sekira pukul 07.00 WIB.

Pembongkaran dilakukan oleh lima personel petugas provider yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Mereka nampak berbagi tugas, tiga orang membongkar dengan dimulai pada bagian atas tower, sementara dua lainnya memantau dari bawah sembari mengoperasikan katrol.

Lalu sejumlah petugas gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri terlihat berjaga di sekitar lokasi tower sekaligus mengimbau para warga tidak mendekat ke proses pembongkaran.

Diketahui sebelumnya, proses evakuasi terhadap satu orang pekerja yang tewas tertimpa beton penyangga tower provider itu sudah berlangsung sejak Senin (27/1/2025).

Kepala Kantor (Kakan) Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan proses evakuasi sudah diputuskan untuk menggunakan alat berat, yakni crane.

Crane digunakan petugas gabungan dari Damkar Kabupaten Bekasi, Basarnas, dan pihak proyek untuk membantu membongkar tower yang memiliki tinggi lebih kurang 25 meter.

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved