Jumat, 12 Juni 2026

Imlek 2025

Kenapa Imlek Identik dengan Hujan? Ini Dia Penjelasannya

Perayaan Imlek memang biasanya selalu disertai dengan kondisi hujan. Ada penjelasan ilmiah kenapa imlek selalu identik dengan musik hujan.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
shutterstock
Ilustrasi hujan. 

TRIBUN TANGERANG.COM- Mungkin banyak yang bertanya kenapa Imlek selalu identik dengan hujan?

Perayaan Imlek memang biasanya selalu disertai dengan kondisi hujan.

Ada penjelasan ilmiah kenapa imlek selalu identik dengan musik hujan.

Ternyata selain dipercaya oleh masyarakat Tionghoa sebagai simbol berkah dan rezeki yang melimpah, hujan serta menandai awal dari siklus pertanian yang baru. 

Langsung saja mari kita bahas kenapa imlek identik dengan hujan.

Hujan adalah pembawa berkah

Menurut Kartika Ajeng Dewanty dalam Fungsi Budaya Cap Go Meh sebagai Tradisi Masyarakat Tionghoa Perspektif Antropologi Sastra (2017), ada sebuah mitos yang berkembang dalam masyarakat Tionghoa, khususnya di kalangan penganut Kong Hu Cu.

Mitos ini menyatakan bahwa hujan yang turun sebelum perayaan Cap Go Meh (yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Imlek) dipercaya membawa berkah dan rezeki.

Masyarakat Tionghoa di Indonesia dan berbagai belahan dunia kerap mengharapkan hujan saat perayaan Tahun Baru Imlek, karena mereka meyakini bahwa hujan merupakan simbol dari keberuntungan dan pembawa rezeki yang berlimpah.

Bertepatan dengan musim hujan

Namun, faktor budaya dan mitos bukan satu-satunya alasan mengapa Imlek selalu berhubungan dengan hujan.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perayaan Imlek yang jatuh pada akhir Januari hingga awal Februari memang bertepatan dengan puncak musim hujan.

Pada periode ini, curah hujan memang cukup tinggi, terutama di wilayah Indonesia.

Kondisi cuaca basah dan seringnya hujan turun pada saat Imlek membuat perayaan ini identik dengan hujan.

Hari Raya Imlek memang sering kali bertepatan dengan puncak musim hujan, yang ditandai dengan curah hujan yang tinggi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved