Puslabfor Mabes Polri Diterjunkan Usut Penyebab Kebakaran 11 Gudang Mainan di Pergudangan Dadap
Kami akan libatkan Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab kebakaran termasuk titik sumber api pertama ada dimana
Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
KEBAKARAN PERGUDANGAN DADAP- Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho di kawasan pergudangan Pantai Indah Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (1/2/2025).Kapolres mengatakan pihaknya menunggu hasil Labfor untuk mengetahui penyebab kebaran di pergudangan tersebut. (TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro)
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG- Polres Metro Tangerang Kota akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik atau Puslabfor Polri untuk mengusut kebakaran yang melanda belasan gudang di Kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (31/1/2025) kemarin.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, digandengnya Puslabfor guna mengungkap penyebab kebakaran gudang mainan itu.
"Kami akan libatkan Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab kebakaran termasuk titik sumber api pertama ada dimana," ujar Zain kepada awak media, Sabtu (1/2/2025).
Adapun Tim Puslabfor Mabes Polri akan datang ke Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD memastikan si jago merah benar-benar telah dijinakan.
"Setelah proses pemadaman selesai dilakukan tim BPBD kan masuk ke proses pendinginan, baru nanti setelah itu kami akan datangkan Puslabfor," kata dia.
Sementara itu, lanjut dia, hingga saat ini belum ada laporan akan terjadinya gangguan penerbangan pesawat akibat kebakaran gudang mainan tersebut.
Pasalnya lokasi kawasan Pantai Indah Dadap berada di sekitar area Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi jalur untuk take off atau landing dari pesawat.
Baca juga: Kebakaran di Pantai Indah Dadap Hanguskan 11 Gudang Mainan Anak, Perabotan hingga Bahan Kimia
"Sampai saat ini kami belum mendapat laporan dari pihak otoritas bandara terkait gangguan kebakaran," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat yang melanda kawasan pergudangan Pantai Indah Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang mulai memasuki tahap pendinginan.
Sejak dilahap si jago merah pada Jumat kemarin sekira pukul 11.30 WIB, kini sebanyak 11 gudang telah hangus terbakar.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, belasan gudang yang terbakar itu merupakan tempat penyimpanan mainan anak-anak dan juga bahan kimia.
"Sampai sore hari ini kurang lebih ada 11 gudang yang terdampak, dari jumlah itu ada beberapa tempat dimana kebanyakan isinya gudang mainan dan peralatan rumah tangga," ujar Zain kepada awak media.
"Kemudian ada salah satu gudang yang berisi bahan kimia, makanya kemarin sempat terjadi beberapa ledakan api dari kebakaran tersebut," sambungnya.
Guna memadamkan api yang terbakar hebat sejak 24 jam lalu itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menerjunkan 11 unit armada pemadam kebakaran.
Selain itu aparat dari TNI, Polri, hingga Satpol PP juga diturunkan guna mengamankan lokasi di sekeliling objek yang hangus dilalap si jago merah.
Zain menjelaskan, diterjunkan aparat keamanan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pemadaman api berlangsung, seperti upaya pencurian, penjarahan dan lainnya.
"Sampai saat ini sendiri terdapat 11 unit pemadam kebakaran yang sudah diturunkan, kemudian kami dengan teman-teman TNI dan Satpol PP juga masih saling bahu membahu melakukan proses pemadaman walaupun sempat ada hambatan dan kendala dari hembusan angin yang cukup kencang saat di TKP," kata dia.
"Sementara untuk personil yang dikerahkan dari aparat keamanan kurang lebih ada 60 orang, tujuannya untuk mengamankan dan melokalisir lokasi agar warga tidak mendekat, kemudian mengantisipasi apabila ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momen ini untuk mengambil barang, ya ini juga kita awasi secara bersama," ungkapnya.
Kendati demikian dipastikan kebakaran hebat tersebut tidak memakan korban jiwa ataupun korban luka dari masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.
Pasalnya saat peristiwa tersebut terjadi area pergudangan tersebut tengah beroperasi usai libur panjang Isra Miraj dan juga Hari Raya Imlek Tahun 2025.
"Alhamdulillah sampai sekarang ini belum ada laporan terkair korban jiwa, makanya kita berharap semoga tidak ada proses pemadaman api benar-benar terselesaikan," ucapnya.
"Yang jelas tekayasa lalu lintas itu tidak ada, hanya saja kami lakukan pengaturan di titik pintu masuk pergudangan supaya jalur dari unit pemadam kebakaran maupun mobil tangki berisi air yang menuju ke lokasi kebakaran ini tidak terganggu," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik yang bersumber dari sebuah aliran kabel di dalam bangunan gudang tersebut.
Pasalnya saat itu percikan api dari sebuah kabel yang ada di atap mengenai beberapa tumpukan barang yang mudah terbakar sehingga api cepat meluas dan membesar.
Mendapati laporan kebakaran tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Tangerang langsung menuju ke Lokasi Tempat Kejadian Perkara.
Sebanyak delapan unit armada pemadam pun dikerahkan untuk pertama kali guna mengatasi api yang melalap lima gudang di area Kecamatan Kosambi sejak siang hari tersebut.
Enam armada Damkar dari Kabupaten Tangerang diturunkan ditambah dua unit bantuan dari Kota Tangerang untuk menangani musibah kebakaran tersebut.
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
Baca Juga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kombes-Zain5.jpg)