Berita Jakarta
Pemutihan Ijazah Siswa yang Ditahan Sekolah Masuk Program 100 Hari Kerja Pramono Sebagai Gubernur
Gubernur Jakarta Terpilih Pramono Anung mengupayakan pengambilan ijazah pelajar Jakarta yang ditahan pihak sekolah lantaran tidak dapat membayar.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Gubernur Jakarta Terpilih Pramono Anung mengupayakan pengambilan ijazah pelajar Jakarta yang ditahan pihak sekolah lantaran tidak dapat membayar.
Hal tersebut merupakan salah satu janji politiknya dalam 100 hari kerja usai ia dan wakilnya Rano Karno dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta.
"Ijazah-ijazah yang ditahan di seluruh dinas SD, SMP, dan SMA di Jakarta akan kami putihkan dalam waktu 100 hari kerja,” kata Pramono baru-baru ini.
Harapannya janji tersebut bisa memberikan manfaat bagi para siswa yang membutuhkan ijazah mereka.
"Kami akan memenuhi janji-janji politik karena janji-janji politik saya dan Bang Doel adalah hal-hal yang bukan luar biasa, tetapi apa yang dirasakan secara langsung oleh rakyat Jakarta,” ucap dia.
Selain itu, eks Sekretaris Kabinet itu membeberkan janji lain yang akan dikerjakan selama 100 hari kerjanya sebagai gubernur.
Pramono mengaku akan menyelesaikan masalah KJP di seluruh kecamatan Jakarta.
"Misalnya, hal yang berkaitan dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Jakarta Sehat, lansia, difabel, dan sebagainya, kami akan perbaiki,” ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno berkampanye di sekitar 350 titik. Mereka pun berjanji akan kembali ke sejumlah titik kampanye dalam 100 hari pertama usai dilantik.
"Pertama, yang akan saya lakukan saya akan keliling kembali ke tempat-tempat yang di mana pada waktu itu saya melakukan sosialisasi dan belanja masalah saat kampanye,” ucap Pramono melalui akun instagram resminya @pramonoanungw, Rabu (22/1/2025).
Eks sekretaris kabinet itu akan menyelesaikan persoalan yang pada waktu itu secara langsung disampaikan kepada rakyat Jakarta.
"Apa yang saya lakukan terutama yang berkaitan denga Kartu Jakarta Pintar (KJP), Jakarta sehat, lansia, jumantik, difabel dan sebagainya,” jelas dia.
Selain itu, Pramono juga akan menyelesaikan persoalan yang belum terselesaikan seperti persoalan Kampung Bayam, Tanah Merah dan sebagainya.
"Saya akan melanjutkan program-program pada waktu itu saya anggap baik yang sudah dilakukan gubernur-gubernur sebelumnya. Contohnya Kalijodo akan saya perbaiki kembali, Jakarta International Stadium (JIS), akan saya sempurnakan bisa menjadi tuan rumah bagi Persija, Banjir Kanal Timur (BKT) akan saya teruskan. Saya ingin kehadiran saya membawa manfaat bagi masyarakat di Jakarta,” ungkap Pramono.(m27)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Korban Kebakaran Pasar Jiung Dapat Bantuan Sosial dari Bhayangkari Jakarta Pusat |
|
|---|
| Warga Pesisir Utara Jakarta Diminta Siaga Potensi Banjir Rob hingga 5 Juni 2026 |
|
|---|
| Dicurigai Saat Pemeriksaan, Seorang Wanita Keciduk Bawa 15 Gram Sabu Saat Masuk Rutan Salemba |
|
|---|
| Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal: Kalo Ada Informasi Segera Lapor ke Kami |
|
|---|
| Rasuna Said Jadi Titik Baru CFD Jakarta Mulai 1 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pramono-Anung-saat-memberikan-sambutan-dalam-acara-Syukuran-Kemenangan-Mas-Pram-Bang-Doel.jpg)