Jumat, 8 Mei 2026

Soal Efisiensi Anggaran, Rano Karno Pangkas Rapat di Hotel: Tapi Tak Semua, Kasihan Okupansi Turun

Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta terpilih Rano Karno alias bang Doel buka suara terkait efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.

Tayang:
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2025-2030 Rano Karno usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2025).(Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta terpilih Rano Karno alias bang Doel buka suara terkait efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.

Dia mengaku akan mengikuti arahan tersebut dengan salah satunya melalui pengurangan perjalanan dinas.

"Kebetulan kalau perjalanan Dinas Jakarta enggak terlalu jauh," kata Rano Karno baru-baru ini.

Menurutnya, dengan beroperasinya pemerintah pusat di Jakarta, dia mengaku tak kesulitan untuk mengirit biaya perjalanan dinas.

Tetapi, yang paling berdampak adalah kepala daerah yang tinggal jauh dari Jakarta.

"Teman-teman kita yang perjalanan dinas ke Jakarta karena harus koordinasi ke pusat. Mungkin tidak semua, 50 persen dikurangi supaya koordinasi dengan pemerintah pusat tetap terjadi," jelas dia.

Baca juga: Respon Mahfud MD Soal Kisruh Efisiensi Anggaran Prabowo: Harus Ada Target Kapan Stabil Situasi Ini

Tak hanya itu, bersama Pramono dia juga akan melakukan efisiensi anggaran di setiap pelaksaan rapat.

"Kemudian, rapat-rapat enggak perlu di hotel. Tapi, jangan juga semua dipotong habis, kasihan hotel yang lain, okupansinya akan semakin menurun," ucap bang Doel.

Bang Doel juga memastikan, bahwa program kampanye Pram-Doel tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran. 

Baca juga: Soal Efisiensi Anggaran di Tangsel, Pilar Saga Ichsan Sebut Masih Menunggu Instruksi dari Kemendagri

Sehingga, semua program yang dikampanyekan pada Pilkada 2024 lalu tidak akan terganggu.

Dia menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI cukup merealisasikan program kampanye lalu. Apalagi, menurutnya, Jakarta termasuk provinsi yang bisa mandiri.

"Secara APBD Jakarta itu sebetulnya mandiri. Sangat bisa untuk hidup mandiri," ujarnya.

Pihaknya, kata dia, setelah mendapat laporan dari Tim Transisi Pram-Rano. Adapun efisiensi anggaran yang bisa dilakukan di Jakarta berkisar Rp38 miliar.

"Kita harus melakukan efisiensi, saya mendapat laporan dari Tim Transisi, bukan tidak besar. Tapi artinya Pemda DKI diharapkan efisiensi tidak lebih dari Rp38 miliar," jelas dia.(m27)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved