Sabtu, 11 April 2026

Kondisi Terbaru Paus Fransiskus, Sempat Dirumorkan Meninggal Dunia

Namun, rumor tersebut terbantahkan dengan kabar dari Vatikan yang menyatakan, Paus Fransiskus tidak lagi mengalami serangan pernapasan seperti sebelum

Editor: Joseph Wesly
Istimewa
PAUS DI INDONESIA- Nazaruddin Umar dan Paus. Paus masih dalam kondisi kritis dan dirawat di Italia. (tangkap layar kompas.tv). 

TRIBUN TANGERANG.COM, VATIKAN- Kondisi Paus Fransiskus menunjukkan kemajuan meski masih dalam kondisi kritis.

Paus Fransiskus memang sempat dalam kondisi kritis sejak dirawat di Rumah Sakit (RS) Gemelli, Roma, Italia pada Jumat (14/2/2025).

Hal ini memunculkan rumor bahwa Pimpinan Tertinggi Gereja Katolik Sedunia itu telah meninggal dunia. 

Namun, rumor tersebut terbantahkan dengan kabar dari Vatikan yang menyatakan, Paus Fransiskus tidak lagi mengalami serangan pernapasan seperti sebelumnya.

“Kondisi Bapa Suci masih kritis. Namun, sejak kemarin malam, dia tidak mengalami serangan pernapasan lebih lanjut,” kata Vatikan, dikutip dari AFP, Senin (24/2/2025).  

Hal senada juga diungkapkan pada Sabtu malam, meskipun Paus masih berada dalam kondisi kritis.

Baca juga: Paus Fransiskus Kritis: Alami Masalah Pernafasan Hingga Perlu Oksigen Aliran Tinggi

“Malam itu tenang, Paus beristirahat,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan pada Minggu pagi.

Dikutip dari Reuters, Minggu (23/2/2025), seorang pejabat Vatikan secara anonim mengungkapkan bahwa Paus Fransiskus sudah bangun.

Vatikan menambahkan, Paus tetap mengambil bagian dalam misa pada Minggu pagi di ruang kepausannya di lantai 10 RS Gemelli, bersama dengan mereka yang merawatnya.

Meskipun demikian, Paus Fransiskus masih harus mendapatkan perawatan intensif setelah 10 hari sejak dilarikan ke RS Gemelli.

Paus asal Argentina ini juga tetap menerima oksigen beraliran tinggi melalui kanula hidung, menurut laporan Takhta Suci.

“Paus Fransiskus diberi dua unit sel darah merah pekat, dan trombositopenianya tetap stabil,” ujarnya.

“Namun, beberapa tes darah menunjukkan gagal ginjal awal yang ringan, dan saat ini terkendali,” lanjut pernyataan itu.  

Diketahui, Paus Fransiskus awalnya didiagnosis menderita bronkitis, tetapi kemudian berkembang menjadi pneumonia ganda, dan pada Sabtu, Paus menderita serangan pernapasan yang berkepanjangan.

Menanggapi hal tersebut, umat Katolik di seluruh dunia mendoakan kesembuhan pria berusia 88 tahun itu dan membawa balon di luar RS Gemelli.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved