Jumat, 12 Juni 2026

Karyawan Perusahaan di China Diwajibkan Menikah hingga 30 September 2025 atau Dipecat

Apabila belum menikah hingga waktu yang sudah ditentukan, karyawan tersebut akan dipecat

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
shutterstock
ILUSTRASI MENIKAH- Ilustrasi pernikahan. Sebuah perusahaan di China, Shuntian Chemical Group mewajibkan karyawannya menikah atau dipecat. (shutterstock) 

TRIBUN TANGERANG.COM, BEIJING- Menurunnya tingkat kelahiran di China mendorong sebuah perusahaan membuat kebijakan yang aneh.

Perusahaan ini mewajibkan karyawannya yang masih lajang untuk segera menikah.

Apabila belum menikah hingga waktu yang sudah ditentukan, karyawan tersebut akan dipecat.

Perusahaan bernama Shuntian Chemical Group tersebut membuat kebijakan agar karyawan lajang berusia 28-58 tahun segera menikah.

Pengumuman ini juga berlaku untuk mereka yang sudah bercerai.

Sebagai informasi Shuntian Chemical Group adalah perusahaan yang berbasis di Provinsi Shandong, China dengan memiliki 1.200 karyawan. 

Shuntian Chemical Group juga mengkritik karyawan yang masih lajang karena tidak menanggapi seruan nasional untuk menikah dan memiliki anak.

Diketahui, China saat ini sedang berupaya mendorong generasi muda untuk menikah dan memiliki anak sebagai respons atas tingkat kelahiran yang menurun Dikutip dari Sky News, Selasa (25/2/2025),

Diberikan batas waktu hingga 30 September 2025 Melalui pengumuman itu, perusahaan memberikan batas waktu paling lambat 30 September 2025 agar pekerjanya menikah.

Apabila tidak dilakukan hingga batas waktu yang telah ditetapkan, perusahaan akan mengakhiri kontrak kerja mereka.

Para karyawan akan mendapatkan peringatan dari perusahaan pada setiap kuartal atau 3 bulan sekali, jika tidak menikah.

Jika pada kuartal pertama belum menikah, perusahaan mengharuskan karyawan untuk menulis surat refleksi diri.

Apabila tidak segera menikah pada kuartal kedua, perusahaan bakal melakukan evaluasi terhadap karyawan tersebut.

“Jika Anda tidak dapat menikah dan membentuk keluarga pada kuartal ketiga, perusahaan akan mengakhiri kontrak kerja Anda. Mohon diperhatikan,” tulis pengumuman Shuntian Chemical Group.

Pengumuman dicabut karena melanggar hukum

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved