Selasa, 28 April 2026

Timnas Indonesia

Pelatih Belanda Robert Maaskant Sindir Keras Timnas Indonesia: Jangan Harap Hebat dalam Semalam

Pelatih sepak bola asal Belanda, Robert Maaskant menekankan bahwa membangun tim nasional yang kuat tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

Editor: Joko Supriyanto
Sumber: pssi.org
KEMBALI KE JAKARTA - Timnas Indonesia kembali ke Tanah Air usai menjalani laga lawan Timnas Australia pada babak pertama pada laga ketujuh Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB. Skuad Garuda bertolak kembali ke Jakarta dan diperkirakan tiba pada Jumat (20/3/2025) antara pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB. (Sumber: pssi.org) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Demi menembus Piala Dunia kini Timnas Indonesia didominasi oleh pemain naturaliasi.

Sayangnya meski didominasi oleh pemain keturunan, Timnas Indonesia justru menelan kekalahan telak 5-1 atas Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Padahal Timnas Indonesia memiliki pelatih baru yaitu Patrick Kluivert, serta asistennya Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.

Meski diperkuat pemain naturalisasi yang merumput di Eropa, Pelatih sepak bola asal Belanda, Robert Maaskant justru menilai jika Timnas Indonesia terlalu dibesar-besarkan.

"Sensasinya terlalu dibesar-besarkan," ujar Maaskant, dikutip dari Sportnieuws.

"Kita sama sekali tidak mengenal tim ini dan hampir tidak pernah melihat mereka bermain."

Ia juga mengkritik euforia yang berlebihan terhadap rekrutan baru timnas Indonesia.

"Satu-satunya hal yang kita dengar adalah, 'Ya, pemain Belanda itu akan pergi ke sana, dan pemain itu juga, dan pemain itu akan pergi ke sana'. Sekarang ada sepuluh pemain Belanda di starting line-up timnas Indonesia," kata Robert Maaskant.

Menurut Robert Maaskant, meskipun timnas Indonesia diperkuat oleh pemain yang memiliki pengalaman bermain di Eredivisie, kualitas mereka masih jauh dari standar yang dibutuhkan untuk bersaing di ajang seperti Kualifikasi Piala Dunia.

"Tetapi Australia, yang telah bermain di Piala Dunia selama bertahun-tahun, ternyata terlalu kuat bagi mereka. Mari kita jujur saja. Para pemain ini tidak akan memilih Indonesia jika mereka memenuhi syarat untuk tim nasional Belanda," tambahnya.

Maaskant, yang memiliki pengalaman melatih di delapan klub Liga Belanda, menilai bahwa beberapa pemain naturalisasi seperti Thom Haye, Calvin Verdonk, dan Mees Hilgers memang memiliki kualitas yang baik di Eredivisie.

Namun, ia menegaskan bahwa mereka belum tentu mampu membawa Indonesia meraih prestasi di level internasional dalam waktu singkat.

"Mereka adalah pemain-pemain hebat di Eredivisie, tapi tentu saja grup itu tidak ada apa-apanya di level internasional," jelas Maaskant.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa membangun tim nasional yang kuat tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat hanya dengan mengandalkan naturalisasi.

"Hal itu tidak akan berubah dalam semalam. Anda bergantung kepada para pemain Anda. Jika Anda memiliki pemain-pemain yang biasa-biasa saja di level internasional, Anda tidak boleh berharap untuk memiliki tim hebat dalam waktu semalam," tutupnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved