Ijazah Palsu
Roy Suryo Soal Keberanian Kasmudjo Akui Bukan Dosen Pembimbing Jokowi: Seperti Dapat Hidayah
Keberanian Kasmudjo memberikan pengakuan bukan sebagai dosen pembimbing Jokowi semasa kuliah di UGM mendapat reaksi dari Roy Suryo.
TRIBUNTANGERANG.COM - Keberanian Kasmudjo memberikan pengakuan bukan sebagai dosen pembimbing Jokowi semasa kuliah di Univeristas Gadjah Mada (UGM) mendapat reaksi dari Roy Suryo.
Roy Suryo merupakan pakar telematika sekaligus terlapor dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi baru-baru ini.
Sementara Kasmudjo sempat ramai dibicarakan karena ikut terseret dalam polemik ijazah palsu Joko Widodo, Kasmudjo pun dikaitkan sebagai dosen pembimbing skripsi Jokowi.
Namun setelah pertemuan dengan Joko Widodo di Sleman beberapa waktu lalu, Kasmudjo justru memberikan pengakuan yang juga jadi fakta baru, ia mengakui bukan sebagai dosen pembimbing skripsi.
Padahal di tahun 2017, Jokowi yang kala itu menjabat sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia, secara tegas dihadapan publik menyebut jika Kasmudjo berperan dalam membimbing skripsnya.
"Dia mengundang Pak Kasmudjo. Kemudian difasilitasi ada seseorang di sana namanya Profesor Pratikno ya gitu. Iya, Pak Pratik Pak Menko itu yang mempersilakan Pak Kasmudjo maju dan Pak Kasmudjo waktu itu usianya 61 tahun dan kemudian diperkenalkan sebagai, 'terima kasih Pak Kasmudjo berkat bimbingan Bapak ya saya bisa menyelesaikan skripsi saya '," ungkap Roy Suryo dalam dialog Rakyat Bersuara iNews, Selasa (20/5/2025).
Jokowi juga mengaku bahwa Kasmudjo merupakan sosok yang galak saat menjadi pembimbingnya.
"Nah, alhamdulillahnya setelah kemudian kemarin ya, tiga hari yang lalu malah Pak Jokowi mendatangi Pak Kasmudjo, malah justru Pak Kasmudjo ini mungkin mendapatkan hidayah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dari Allah SWT, beliau malah mengatakan 'saya bukan dosen pembimbingnya skripsi Jokowi'," ungkap Roy.
Roy Suryo juga membantah pengakuan yang menyebut Kasmudjo sebagai dosen akademik Jokowi.
"Enggak juga, beliau juga mengatakan, saya dulu masih asdos," ujar Roy Suryo.
"Saya dulu pernah jadi asdos, pernah jadi asisten dosen. Seorang asdos itu enggak boleh ngajar langsung sendiri apalagi bimbing skripsi, bimbing akademik. Ngajar boleh," imbuhnya.
Jokowi Ungkap Peran Kasmudjo
Dikutip KompasTV, Jokowi memang sempat menyebut Kasmudjo sebagai dosen pembimbingnya semasa kuliah dulu.
Dalam video tersebut Jokowi tengah berpidato dihadapan para mahasiswa di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM), lalu ia mempersilahkan Kasmudjo untuk naik ke panggung.
"Kedepan Pak Kasmudjo, beliau itu dulu waktu membimbing saya, seingat saya galak sekali. Galak sekali, tapi sekarang saya lihat beliau bijak sekali, sudah berubah, saya ngak tahu yang berubah saya atau pak Kasmudjo," kata Jokowi dikutp dalam video Arsip KompasTV pada Jumat (16/5/2025).
| 2 Saran Hamid Awaluddin untuk Presiden Prabowo Ditengah Polemik Ijazah Jokowi |
|
|---|
| Abraham Samad Bakal Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya di Kasus Ijazah Jokowi |
|
|---|
| Hamid Awaluddin Ungkap Sosok yang Bisa Akhiri Polemik Ijazah Jokowi: Bukan Roy Suryo atau Silfester |
|
|---|
| Silfester Matutina Tuding Roy Suryo Cs Tak Layak Teliti Ijazah Joko Widodo, Ini Alasannya |
|
|---|
| Respons Jokowi Soal Disebut Namanya Diuntungkan Atas Kegaduhan Dugaan Ijazah Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/IJAZAH-JOKOWI-373763.jpg)