Berita Bekasi
Heboh Galon Air Mineral Dipalsukan di Bekasi, Polisi Ungkap Cara Mudah Bedakannya
Polres Metro Bekasi membongkar kasus pemalusan galon air mineral merek Le Minarale di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Metro Bekasi membongkar kasus pemalusan galon air mineral di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Galo merek Le Minerale itu diisi menggunakan air tanah di Depot Air Isi Ulang di Kp. Burangkeng RT 04/12 Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Satu orang berinsial STT (40) ditangkap dan ditetapkan tersangka.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa mengungkapkan, sejumlah cara bagi masyarakat untuk membedakan mana galon Le Minerale yang asli dan bukan.
Kata Mustofa, pertama bisa dilihat dari bungkus kemasan label yang sudah pudar dan terlihat usang.
"Lebel yang melingkar di galonnya itu warna, kondisinya pudar dan tidak bagus ya jika dibandingkan yang asli," katanya kepada Tribun Bekasi pada Minggu (25/5/2025).
Selain itu, lanjut Mustofa, yang paling bisa membedakan Air Mineral asli dan tidak diisi air tanah itu ialah pada tutup segel.
Jika asli ketika hendak dimasukkan ke dispenser dipastikan ada bunyi yang kencang. Sedangkan yang palsu, suara bunyinya kecil bahkan tidak ada sama sekali.
"Kan saat kita naikin masukkan ke dispenser tutup galon itu ada lubang tengahnya ketika dimasukkan itu pasti bunyi yang asli," katanya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onokoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan, untuk galon yang palsu tidak bunyi dikarenakan tersangka menggunakan segel dan tutup galon bekas membelinya dari penjual rongsokan secara online.
Tersangka memodifikasi sedemikian rupa agar galon air mineral itu terlihat seperti baru.
"Tersangka mensolder label maupun tutup galon bekas yang telah kebuka itu. Makanya pas dinaikkan ke dispenser engga bunyi, kalaupun bunyi suaranya kecil bisa dibandingkan, ya karena sudah terbuka bekas," katanya.
Polisi meringkus SST (40), pengusaha depot air mineral di Wijaya Tirta di Kp. Burangkeng RT 04/12 Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
SST mengisi galon bermerek Le Minerale itu dengan air tanah di lokasi depot air isi ulangnya.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa menjelaskan, tersangka SST melakukan proses produksi dengan menggunakan air tanah yang berasal dari sumur bor yang tidak memiliki izin di tempat kejadian.
Kemudian melakukan penyaringan
menggunakan filter air dan memasukkan ke air mineral galon bermerek Air Mineral.
| Terakhir Terlihat Malam Takbiran, Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tewas Membeku di Freezer |
|
|---|
| Daftar Lengkap Identitas 13 Korban Longsor Sampah TPST Bantargebang Bekasi, 7 Meninggal Dunia |
|
|---|
| Heboh Ledakan Diduga Peluru Tank di Babelan Bekasi, Satu Warga Meninggal Dunia |
|
|---|
| KAI Pastikan Jalur Bekasi Kembali Normal Usai KA Purwojaya Anjlok Selesai Dievakuasi |
|
|---|
| Viral Video Bullying Siswa SMPN di Tambun Selatan, Polisi Periksa Korban dan Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Galo-merek-Le-Minerale-itu-diisi-menggunakan-air-tanah-di-Depot-Air-Isi-Ulang.jpg)