Jumat, 12 Juni 2026

Update Pembunuhan Petry Sihombing Warga Kota Serang, Emas dan Perhiasan Korban Hilang

Di rumah korban berupa uang tunai dan perhiasan jenis cincin hingga emas milik korban hilang

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(Facebook/ Tangkap Layar Video Warga)
KORBAN PERAMPOKAN- Almarhum Petry Sihombing bersama suami Wadison Pasaribu dan anaknya. Petry Sihombing tewas ditikam sedangkan Wadison diikat dalam karung di rumah mereka di Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (1/6/2025). (Facebook/ Tangkap Layar Video Warga) 

TRIBUN TANGERANG.COM, SERANG- Terungkap fakta terbaru kasus pembunuhan terhadap warga Petry Sihombing (35) warga Perumahan Puri Angrek, Kota Serang.

Berdasarkan informasi terbaru dari pengacara korban Wadison Pasaribu (37) bernama Toni Lembas Pasaribu uang dan perhiasan milik Petry Pasaribu hilang.

Hilang kedua benda tersebut dikatakan Toni menguatkan indikaksi bahwa Petry Sihombing memang korban pembunuhan yang berawal dari aksi perampokan.

Diketahui selain Petry Sihombing sang suami, Wadison Pasaribu juga menjadi korban kekerasan.

Wadison bahkan ditemukan warga di dalam karung dengan kondisi terluka.

Beruntung nyawanya dapat diselamatkan oleh warga yang datang setelah putri bungsunya berteriak membangunkan warga.

"Di rumah korban berupa uang tunai dan perhiasan jenis cincin hingga emas milik korban hilang," kata Toni kepada wartawan, Senin (2/6/2025).

Baca juga: Suami Korban Pembunuhan di Serang Selamat, Ini Kondisi Terbarunya Usai Dirawat di RS

Namun Toni, belum bisa memastikan berapa jumlah uang dan gram emas serta barang lain yang hilang tersebut karena rumah korban masih dipasang garis Polisi.

"Karena kan sekarang posisi rumah itu kan belum bisa kami periksa."

"Dan polisi juga belum selesai melakukan olah TKP."

"Ini baru selesai dari Inafis, dari situ untuk olah TKP yang kedua," katanya.

Toni menjelaskan, Wadison tidak tahu identitas dan jumlah pasti para pelaku.

Wadison mengaku, saat peristiwa tersebut terjadi, dirinya langsung dipukul para pelaku hingga tak sadarkan diri.

"Jadi dia tidak mengetahui berapa, berapa dan siapa karena dia langsung ditutup," ujar Toni.

Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun banten
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved