Iduladha 2025
RSUP Dr Sitanala Sumbangkan 43 Hewan Kurban Sapi untuk Masjid dan Musala se-Kota Tangerang
Alhamdulillah tahun ini kami menyumbangkan 43 ekor sapi yang dipotong di area belakang rumah sakit ini ada 12 ekor
Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
HEWAN KURBAN SITANALA- Proses penyerahan puluhan ekor sapi untuk kurban masyarakat saat Idul Adha oleh Sachrudin dan dr. Afrizal Hasan di RSUP Dr. Sitanala, Karang Sari, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Kamis (5/6/2025).
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, NEGLASARI- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sitanala menyumbangkan sebanyak 43 hewan kurban jenis sapi pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.
Direktur Utama RSUP Dr. Sitanala, dr. Afrizal Hasan mengatakan, puluhan hewan kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di Kota Tangerang khususnya di sekitar Kecamatan Neglasari.
"Alhamdulillah tahun ini kami menyumbangkan 43 ekor sapi yang dipotong di area belakang rumah sakit ini ada 12 ekor, di rumah pemotongan hewan Sepatan 3 ekor dan 23 ekor sapi lainnya dibagikan kepada masyarakat Kota Tangerang," ujar Afrizal saat diwawancarai TribunTangerang.com, Kamis (5/6/2025).
Adapun puluhan ekor sapi untuk berkurban itu merupakan hasil urunan ataupun uang iuran seluruh pegawai RSUP Dr. Sitanala yang telah dikumpulkan selama satu tahun terakhir di Biro SDM rumah sakit yang berada di Kelurahan Karang Sari, Neglasari, Kota Tangerang, Banten.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai umat Muslim, serta sebagai kegiatan sosial yang melibatkan partisipasi institusi publik dan masyarakat.
"Kami semua pegawai RSUP Dr. Sitanala berkomitmen bahwa berbagi itu salah satu caranya adalah dengan berkurban, maka dari itu setiap bulan megumpulkan uang di Biro SDM selama setahun, baru diperkirakan dapat berapa ekor sapi agar selanjutnya dibagikan ke masyarakat," ungkapnya.
"Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik dan yang kami karena bahwasanya tidak ada yang lebih baik daripada berbagi kepada sesama di sekitar kita," imbuhnya.
Menurut dia, penyerahan hewan kurban tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian keluarga besar RSUP Dr. Sitanala terhadap masyarakat sekitar.
Pasalnya kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin yang telah terlaksana dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Nantinya puluhan hewan kurban tersebut didistribusikan dalam kondisi bernyawa ke berbagai rumah ibadah yang ada di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.
"Alhamdulillah, tim kami sudah menyebar dan menentukan kira-kira mushala atau masjid mana saja yang perlu mendapatkan kurban, karena yang kami prioritaskan adalah di sekitar kita di Kota Tangerang," tuturnya.
"Semoga kurban ini membawa keberkahan dan mempererat hubungan silaturahmi antara rumah sakit dan masyarakat," terangnya.
Adapun prosesi penyerahan puluhan hewan kurban tersebut berlangsung di area terbuka yang ada di halaman belakang RSUP Dr. Sitanala dengan mengundang masing-masing perwakilan DKM.
Secara simbolis, puluhan hewan kurban untuk masyarakat diserahkan kepada Wali Kota Tangerang, Sachrudin yang disaksikan oleh Kapolsek Neglasari AKP Imron Mas'adi, serta ratusan warga sekitar.
Dalam sambutannya, Sachrudin pun mengapresiasi langkah RSUP Dr. Sitanala, yang secara konsisten menumbuhkan budaya berbagi dan semangat gotong royong, terutama dalam momentum Iduladha yang sarat nilai keikhlasan.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada RSUP Dr. Sitanala, karena ini bukan sekadar penyerahan hewan kurban, tetapi sebuah gerakan membangun nilai kepedulian, kebersamaan, dan ketulusan yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, serta diamalkan oleh umat Islam hingga hari ini," kata dia.
Orang nomor satu di Kota Tangerang itu menegaskan dukungannya atas kegiatan sosial yang melibatkan partisipasi institusi publik dan masyarakat agar dapat diimplementasikan oleh pihak lainnya.
Sebab kegiatan tersebut dinilainya dapat menjadi pacuan dalam mendorong tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini tentunya menjadi motivasi yang harus ditiru semua lapisan masyarakat, karena berkurban sebenarnya kewajiban indvidu," ucapnya.
"Namun dengan semangat kebersamaan yang dibangun oleh instansi dalam rangka berbagi kepada masyarakat, Iduladha dapat dijadikan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, ingat bahwa kepedulian adalah investasi sosial yang paling berharga," jelas Sachrudin. (m28)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
Berita Terkait: #Iduladha 2025
| Menangis Namanya Tertulis di Paru Sapi, Berikut Sosok Muhammad Musofa Menurut Pengurus Masjid |
|
|---|
| Respons DKM Masjid Al-Ikhlas Soal Tulisan di Paru Sapi di Tangsel: Mukjizat yang Allah Berikan |
|
|---|
| Banyak Diragukan, Pengurus Masjid Buktikan Bahwa Tulisan di Paru Sapi di Tangsel Bukan Tinta Spidol |
|
|---|
| Sudah Digosok-gosok, Tulisan 'Muhammad Musofa' di Paru Sapi di Tangsel Tetap Tak Hilang |
|
|---|
| Duduk Perkara Panitia Kurban Kelurahan Cikiwul Bekasi Minta Rp 15 Ribu untuk Kupon Hewan Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Hewan-Kurban-RS-Sitanala.jpg)