Sosok Mostafa Sadati-Armaki, Ilmuwan Nuklir Iran Terbaru yang Dibunuh Israel, Diduga Sudah Ditarget

Selain ilmuwan, Israel diketahui juga mengincar para jenderal yang berpengaruh di Iran.Terbaru Israel kembali membunuh ilmuwan nuklir Iran.

Editor: Joseph Wesly
(Tasnim)
ILMUWAN NUKLIR IRAN- Ilmuwan nuklir Iran Mostafa Sadati-Armaki bersama istri dan tiga anaknya dilaporkan tewas dalam serangan terbaru Israel ke Teheran. Sadati-Armaki adalah anggota "elit ilmiah." Ia tewas bersama istri, tiga anak, dan mertuanya dalam serangan terbaru Israel di ibu kota Republik Islam tersebut. (Tasnim) 

TRIBUN TANGERANG.COM, TAHERAN- Israel sepertinya memang sudah lama mengincar para ilmuwan nuklir Iran.

Pasalnya satu demi satu ilmuwan elite nuklir Iran tewas dalam serangan Israel ke Iran.

Selain ilmuwan, Israel diketahui juga mengincar para jenderal yang berpengaruh di Iran.

Terbaru Israel kembali membunuh ilmuwan nuklir Iran.

Ilmuwan tersebut bernama Mostafa Sadati-Armaki.

Tragisnya, sang ilmuwan tewas bersama istri dan tiga anaknya plus mertuanya.

Disebut Mostafa Sadati-Armaki adalah anggota "elit ilmiah." 

Dia tewas bersama mertuanya dalam serangan terbaru Israel di ibu kota Republik Islam tersebut.

Laporan Kantor Berita Tasnim menyatakan, mereka tewas oleh serangan militer Israe ke Teheran yangl sengaja menargetkan daerah pemukiman dan warga sipil yang "tidak ada hubungannya dengan masalah militer.

Pembunuhan terhadap Mostafa Sadati-Armaki terjadi setelah Israel melancarkan kampanye brutal untuk menyasar ilmuwan Iran sejak negara itu melancarkan serangan terhadap negara itu awal bulan ini. 

IDF sejauh ini melaporkan telah membunuh lebih dari selusin spesialis nuklir di Iran.

Pada Selasa pagi, media Iran Nour News melaporkan tewasnya seorang ilmuwan nuklir lainnya yakni Mohammad Reza Sadighi yang disebut-sebut tewas dalam serangan Israel yang dilakukan sebelum gencatan senjata diumumkan antara Teheran dan Yerusalem Barat.

Kantor berita tersebut mencatat bahwa Sadighi adalah salah satu pakar terkemuka di bidangnya.

Menurut media berita Channel 9 Israel, Sadighi menjadi ilmuwan nuklir Iran ke-17 yang tewas oleh IDF.

Israel menyerang Iran pada 13 Juni, mengklaim bahwa Teheran hampir mengembangkan bom nuklir, meskipun Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan intelijen AS bersikeras tidak ada bukti.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved