High Net Worth Individual di Indonesia Bertambah Bank DBS Indonesia Catat Solusi Finansial
Segmen nasabah ini menjadi cukup potensial mengingat HNWI membutuhkan solusi pengelolaan kekayaan yang lebih menyeluruh dan strategis.
TRIBUNTANGERANG.COM - PT Bank DBS Indonesia memastikan jumlah individu berkekayaan tinggi atau High Net Worth Individual (HNWI) akan terus mengalami peningkatan seiring laju pertumbuhan ekonomi nasional.
Segmen nasabah ini menjadi cukup potensial mengingat HNWI membutuhkan solusi pengelolaan kekayaan yang lebih menyeluruh dan strategis.
Melfrida Gultom, Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia menuturkan sejak meluncurkan layanan DBS Treasures Private Client pada tahun 2018, perusahaan telah melihat potensi untuk menjangkau segmen HNWI.
Ini juga didasari dari adanya era tax amnesty pertama pada tahun 2015 yang membuat aliran dana dalam jumlah besar masuk ke Indonesia.
Baca juga: Manulife Indonesia dan Bank DBS Hadirkan Solusi Perencanaan Masa Depan
Dia menambahkan jumlah HNWI juga terus mencatatkan pertumbuhan selama pandemi COVID-19. Selama periode tersebut, banyak dana menganggur sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan investasi.
"Kami melihat banyak kebutuhan untuk memiliki dan menambah investasi yang ada di Indonesia. Bahkan, saat COVID-19 dana AUM (Asset Under Management/dana kelolaan) untuk segmen private client tumbuh double digit,” kata Melfrida di Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah nasabah HNWI dengan simpanan di atas Rp 5 miliar Januari-Mei 2025 meningkat 3,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selama periode tersebut juga, nominal simpanan rekening ini tumbuh 4,38 % .
Selama periode Januari-Mei 2025, kinerja bisnis DBS Treasures Private Client moncer dengan AUM tercatat tumbuh 17,8 % .
Dengan kinerja dana kelolaan itu, jumlah nasabah untuk segmen HNWI turut tumbuh sebesar 5,2 % .
“Dana AUM investasi untuk segmen Private Client itu bertumbuh double digit ya. Kenapa? Karena kami juga menyiapkan produk dan layanan yang memang pas untuk segmen Private Client,” ujar Melfrida.
Selain solusi finansial, Bank DBS Indonesia memandang segmen HNWI membutuhkan platform networking, yaitu dengan menghubungkan nasabah tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga luar Indonesia.
Natalina Syabana, Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending Bank DBS Indonesia mengatakan dengan jaringan bank yang tersebar di ri banyak negara, platform networking ini menjadi sangat potensial bagi nasabah DBS Treasures Private Client.
“Kami juga mengundang nasabah DBS China, dan ini mungkin strong point-nya dengan beberapa network di beberapa negara. Kebanyakan nasabah yang ikut ini adalah business owner, jadi mereka juga ada business matching,” tuturnya.
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Kaum Muda dan Perempuan Jadi Fokus Program Literasi dan Inklusi Keuangan Baru di Indonesia |
|
|---|
| Resiliensi Ekonomi RI Jadi Sorotan DBS di Tengah Disrupsi Dunia |
|
|---|
| Lowongan Kerja Lembaga Penjamin Simpanan, Tawarkan 18 Posisi, Syarat Pengalaman Minimal 5 Tahun |
|
|---|
| Bantu Atasi Masalah Sampah, Waste4Change dan Bank DBS Indonesia Gelar Edukasi Literasi Keuangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bank-dbs-indonesia.jpg)