Haji 2026
90 Persen Jemaah Haji Gunakan Corridor Gate, Antrean Imigrasi di Bandara Soetta Makin Singkat
Sementara sekitar 10 persen lainnya masih harus menjalani pemeriksaan manual akibat kendala teknis saat proses verifikasi biometrik.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Sistem pemeriksaan keimigrasian berbasis seamless melalui inovasi Corridor Gate yang diterapkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta dinilai efektif mempercepat proses kedatangan jemaah haji.
Hingga hari ke-10 masa debarkasi, tingkat keberhasilan penggunaan teknologi tersebut mencapai sekitar 90 persen.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Galih Kartika Perdhana, mengatakan sebagian besar jemaah haji dapat melalui pemeriksaan keimigrasian dengan lancar menggunakan sistem tersebut.
Sementara sekitar 10 persen lainnya masih harus menjalani pemeriksaan manual akibat kendala teknis saat proses verifikasi biometrik.
"Tingkat keberhasilan penggunaan Corridor Gate saat ini mencapai sekitar 90 persen. Sedangkan 10 persen sisanya menggunakan pemeriksaan manual pada counter imigrasi akibat kendala teknis yang terjadi saat proses pengambilan data biometrik," ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Menurut Galih teknologi yang baru diterapkan tentu masih memerlukan penyempurnaan.
Namun pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif agar kendala teknis tidak menghambat arus kedatangan jemaah.
"Untuk yang belum berhasil, kami langsung arahkan ke konter manual yang berada di dekat Corridor Gate agar tidak mengganggu antrean jemaah lainnya," kata Galih.
Dia menjelaskan penerapan Corridor Gate merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji, khususnya setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
"Setelah menempuh penerbangan sekitar sembilan jam, kami tidak ingin jemaah haji menghabiskan waktu terlalu lama untuk proses pemeriksaan keimigrasian," katanya.
Melalui sistem seamless tersebut, jemaah tidak lagi diwajibkan menunjukkan paspor saat menjalani pemeriksaan imigrasi.
Identitas penumpang diverifikasi secara otomatis melalui teknologi pengenalan wajah yang terpasang di sepanjang koridor pemeriksaan.
"Jemaah cukup melintas dan melihat ke arah kamera pada sudut tertentu. Proses clearance hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima detik tanpa harus mengeluarkan paspor dari tas atau genggaman," jelas Galih.
Sementara itu Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Jerry Prima mengatakan sistem Corridor Gate pada hari ke-10 debarkasi digunakan untuk melayani kedatangan sekitar 441 jemaah haji dari Kloter 25 embarkasi Bekasi.
Bandara Soetta
Jemaah Haji
Bandara Soekarno-Hatta
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta
| Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Debarkasi Grand El Hajj dengan Selamat |
|
|---|
| Modus Liburan ke China, 32 Calon Jemaah Haji Ilegal Ditangkap Satgas Haji Bandara Soekarno-Hatta |
|
|---|
| Polres dan Imigrasi Bandara Soetta Gagalkan Keberangkatan 51 Jemaah Haji Ilegal |
|
|---|
| Sakit hingga Meninggal Dunia, 5 Jemaah Haji Kabupaten Tangerang Gagal Berangkat |
|
|---|
| Kementerian Haji Rencanakan Tambah Layanan Makkah Route pada Musim Haji 2027 di Tanah Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Corridor-Gate-Imigrasi-0585.jpg)