Senin, 20 April 2026

ISPA Menginfeksi 302.000 Warga Kabupaten Tangerang, Dinkes Tingkatkan Pengawasan 

Sebanyak 302.000 warga Kabupaten Tangerang, Banten, terserang penyakit inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang 2025.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
pixabay.com
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi menyebutkan dari 302.000 warga yang terserang ISPA, 109.000 kasus terjadi pada anak-anak. 

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA  - Sebanyak 302.000 warga Kabupaten Tangerang, Banten, terserang penyakit inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi menyebutkan dari 302.000 warga yang terserang ISPA, 109.000 kasus terjadi pada anak-anak. 

"Di tahun 2025 ada 198.000 kasus ISPA yang menyerang anak-anak. Sementara pada kasus orang dewasa ada 104.000 kasus. Jadi total di tahun 2025 ada 302.000 kasus ISPA yang terjadi di Kabupaten Tangerang," ucapnya kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).

Hendra menilai meskipun terlihat sepele, penanganan yang terlambat dapat berakibat fatal bagi penderita ISPA

Atas hal itu, dia mengaku sudah mulai memperketat pengawasan terhadap kasus ISPA ini dengan cara mendeteksi masyarakat yang terjangkit agar tidak berkembang menjadi pneumonia, terutama pada anak.

"Kalau sudah jadi pneumonia risiko kematiannya menjadi sangat tinggi. Makanya harus dideteksi sedini mungkin agar tidak menjadi komplikasi berat seperti radang paru-paru akut," ujarnya.  

Hendra memastikan, semua kasus ISPA yang terjadi pada 2025 tersebut telah mendapatkan pengobatan hingga penderita dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah saat ini sudah dipastikan sembuh ya. Tapi kami tetap akan melakukan pengawasan dengan ketat dengan mendeteksi dini bagi penderita ISPA agar segera mendapatkan penanganan yang tepat," katanya. (m41) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved