Jumat, 10 April 2026

Dipicu Ledakan Kembang Api, Bentrok Gangster Pecah di Curug Tangerang

Insiden tersebut berlangsung di Jalan Raya Curug Wetan, di mana kedua kubu terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam dan petasan.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Ho-Warga Curug
BENTROK DUA KELOMPOK - Tangkapan layar rekaman CCTV saat dua kelompok gangster terlibat bentrok di Jalan Raya Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (22/2/2026) malam. (Tribuntangerang.com/Ho-Warga Curug, Kabupaten Tangerang)  

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, CURUG - Bentrok antar kelompok yang diduga sebagai gangster terjadi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (23/2/2026) malam. 

Insiden tersebut berlangsung di Jalan Raya Curug Wetan, di mana kedua kubu terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam dan petasan.

Berdasarkan rekaman CCTV dua kelompok itu terlihat datang dari arah berlawanan dengan mengendarai sepeda motor. 

Mereka tampak mengacungkan senjata tajam seperti parang dan celurit sebelum akhirnya bentrok di tengah jalan.

Keributan dipicu oleh ledakan petasan yang dinyalakan oleh kedua belah pihak. 

Situasi pun memanas dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga serta pengendara yang melintas. 

Seorang saksi mata, Ajeng Putriya menjelaskan kembang api yang dinyalakan dalam bentrokan tersebut bahkan turut dirahkan ke area permukiman warga.

"Saya dengarnya pas ada petasan dan teriak-teriak gitu, terus kembang apinya di lempar ke rumah-rumah jadi warga pada bangun karena berisik orang teriak-teriak," ujarnya saat diwawancarai, Senin (23/2/2026). 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aksi bentrok akhirnya dapat dihentikan setelah warga bersama aparat kepolisian turun tangan membubarkan kedua kelompok.

Menurut Ajeng, aksi kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar. 

Dia menyebut bentrokan serupa telah terjadi dua kali di Jalan Raya Curug Wetan selama bulan Suci Ramadan. 

Oleh sebab itu, Ajeng berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli untuk mencegah bentrokan susulan di wilayah tersebut.

"Kami resah, takut, terganggu juga lagi istrahat, mereka bakar petasan kaya gitu kan takut ke rumah-rumah kebakaran kita waspada juga banyak aliran listrik," harapnya. (m41) 

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved