Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pemkab Tangerang Siapkan Evaluasi Anggaran Kendaraan Dinas
Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali kebutuhan anggaran kendaraan dinas dan layanan operasional lainnya.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax diperkirakan akan berdampak pada belanja operasional Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali kebutuhan anggaran kendaraan dinas dan layanan operasional lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengakui kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter membuat perencanaan anggaran yang telah disusun sebelumnya perlu dikaji ulang.
"Yang jelas kita belum siap dengan kenaikan ini. Perubahan ini juga belum sempat kami bahas lebih lanjut," ujar Soma kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Menurutnya dampak kenaikan BBM tidak hanya dirasakan kendaraan dinas pejabat, tetapi juga armada pelayanan publik yang menggunakan bahan bakar nonsubsidi.
Baca juga: Tak Hanya BBM Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa Ikut Meroket, Omzet Pedagang Turun 20 Persen
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kendaraan operasional pengangkut sampah yang selama ini menggunakan Dexlite untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
"Walaupun BBM subsidi tidak naik, kendaraan operasional pemerintah memang diwajibkan menggunakan BBM nonsubsidi," katanya.
Soma menjelaskan Pemkab Tangerang sebelumnya telah menerapkan sejumlah langkah efisiensi, termasuk penggunaan kendaraan hybrid dan sistem sewa kendaraan dinas untuk menekan pengeluaran operasional.
Meski demikian kenaikan harga BBM terbaru dinilai tetap berpotensi meningkatkan beban belanja daerah.
Karena itu pemerintah akan menghitung kembali kebutuhan anggaran operasional yang kemungkinan dibahas dalam Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2026.
"Nanti akan kami hitung kembali kebutuhan anggarannya. Kemungkinan pembahasannya dilakukan saat penyusunan ABT 2026," ujarnya. (m41)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Belasan Ribu Titik Jalan Masih Gelap, Pemkab Tangerang Terbentur Anggaran PJU |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Ojol di Tangerang Putar Otak: Turun ke Pertalite hingga Pangkas Biaya Hidup |
|
|---|
| Strategi Machdi Usai Harga Pertamax Naik, Ngaku Pilih Pangkas Uang Makan Demi Beli Bensin |
|
|---|
| Efek Harga Pertamax Melonjak, Antrean Pertalite di SPBU Bugel Tigaraksa Mengular |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Dua Warga Tangsel Ini Pilih Pertimbangkan Ganti Pertalite Agar Lebih Hemat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Soma-Atmaja-689.jpg)