Selasa, 5 Mei 2026

Kasus Superflu

Nihil Kasus Superflu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Ungkap Cara Antisipasinya

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan belum menemukan kasus virus superflu melanda masyarakat di wilayahnya.

Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com
KASUS SUPERFLU - dr. Amir Ali saat diwawancarai awak media di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Rabu (14/1). (TribunTangerang.com/Istimewa) 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan belum menemukan kasus virus superflu melanda masyarakat di wilayahnya.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Amir Ali mengatakan, hingga saat ini wilayah berjuluk Kota Benteng tersebut masih nihil kasus superflu serta kondisi aman dan terkendali. 

"Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi langkah pencegahan utama mencegah virus masuk ke dalam tubuh mulai dari mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan istirahat yang cukup," ujar Amir kepada awak media, Rabu (14/1/2026).

Kemudian ia menjelaskan, superflu merupakan penyakit dengan gejala yang menyerupai flu biasa, namun dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi.

Gejala awal apabila seseorang terserang superflu ialah demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, menggigil, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, serta tubuh terasa sangat lemas.

Sementara jika penyakut flu biasa melanda umumnya hanya ditandai batuk, pilek dan demam ringan sehingga penderita masih dapat beraktivitas.

Menyikapi hal tersebut masyarakat pun diimbau tenang serta tidak panik terhadap informasi yang beredar, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kesehatan.

"Berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, hingga menjaga kesehatan mental dengan tetap berpikir positif dan bahagia sangat membantu terhindar dari penyakit," ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Tangerang memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan, termasuk 39 puskesmas dan rumah sakit selalu dalam kondisi siaga menghadapi pasien.

"Seluruh fasilitas kesehatan pemerintah daerah dalam kondisi siaga untuk menangani berbagai kemungkinan penyakit, termasuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan," paparnya. 

Menurut dia, setiap puskesmas di Kota Tangerang juga telah disiapkan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan, pengobatan, hingga rawat inap apabila diperlukan. 

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan dengan gejala berat diimbau untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

"Menghadapi kasus superflu ini tidak perlu panik, masyarakat bisa datang langsung ke layanan kesehatan terdekat dengan tempat tinggal demi menghindari terserang penyakit," kata dia.

Adapun istilah super flu belakangan ramai dibicarakan publik, seiring meningkatnya laporan kasus influenza di sejumlah negara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved