Jumat, 24 April 2026

Lebaran 2026

Rayakan Lebaran 2026, Ribuan Napi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Gelar Tradisi Botram

Beragam cara dilakukan umat Muslim dalam memperingati hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
MAKAN ALA BOTRAM- Ribuan narapidana menjalani Salat Id berjamaah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Lapas Pemuda Kelas IIA, Buaran Indah, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (21/3/2026). Setelahnya mereka makan bersama ala Botram. 

Ringkasan Berita:
  • Ribuan warga binaan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang merayakan Idulfitri 1447 H dengan tradisi khusus seperti takbir keliling, Salat Id berjamaah, halal bihalal, dan botram.
  • Tradisi botram dilakukan dengan mengumpulkan makanan kiriman keluarga untuk disantap bersama sebagai pengganti momen Lebaran di rumah.
  • Kegiatan keagamaan dan kebersamaan ini menjadi sarana silaturahmi, refleksi diri, serta pembinaan spiritual agar warga binaan menjadi pribadi lebih baik.

 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG- Beragam cara dilakukan umat Muslim dalam memperingati hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mulai dari pulang ke kampung halaman atau mudik, berkumpul di rumah bersama keluarga, hingga mengunjungi rumah kerabat dan sanak saudara.

Akan tetapi kegiatan itu hanya dapat dilakukan oleh masyarakat yang memiliki ruang gerak tak terbatas atau bebas, beda halnya bagi narapida atau warga binaan pemasyarakatan.

Guna menyiasati hal tersebut ribuan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang memiliki ritual yang cukup unik.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Yogi Suhara mengatakan, warga binaan di bawah asuhannya memiliki kegiatan khas yang dilaksanakan dalam rangka merayakan Lebaran 2026.

Diantaranya ialah takbir keliling saat malam hari menjelang Idulfitri, Salat Id berjamaah, halal bihalal, hingga tradisi botram.

"Tadi malam kami melaksanakan takbir keliling dari santri ke seluruh blok hunian warga binaan dengan mengunduhkan beduk dan juga hadroh," ujar Yogi kepada TribunTangerang.com, Sabtu (21/3/2026).

Setelah menggaungkan takbir satu malam penuh, jajaran Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang melanjutkan kegiatan dengan Salat Idulfitri berjaamaah di pagi harinya.

Tanpa ada sekat ataupun pembatas, ribuan narapidana dan petugas beragama Islam berbaur di area lapangan pada titik tengah lapas melangsungkan Salat Id berjamaah.

"Selanjutnya kami melaksanakan salat idulfitri berjamaah di lapangan dalam lapas yang berbaur dengan seluruh petugas dan dilanjutkan dengan kegiatan bersalaman untuk menjalin silaturahmi sekaligus bermaafan," sambungnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan botram dilaksanakan oleh para napi dalam sesi makan malam yakni seluruh warga binaan mengumpulkan makanan yang mereka dapat dari keluarga untuk disantap secara bersama-sama.

Adapun makanan khas lebaran itu didapat dari keluarganya masing-masing saat sesi kunjungan keluarga diberikan pihak lapas.

"Yang ke dua tentunya setelah kunjungan pihak keluarga, para warga binaan saling berbagi makanan semacam seperti budaya Sunda yaitu botram," kata dia.

"Jadi masing-masing yang mereka punya itu dikumpulkan jadi satu, lalu dinikmati bersama, khususnya pada saat malam hari," paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved