Sachrudin Jamin Pembangunan Flyover Sudirman Bebaskan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dari Macet
Sachrudin menegaskan Pembangunan Simpang Tidak Sebidang (STS) Sudirman akan menuntaskan persoalan macet dan pelanggaran lalu lintas
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan Pembangunan Simpang Tidak Sebidang (STS) Sudirman akan menuntaskan persoalan macet dan pelanggaran lalu lintas yang marak terjadi.
Pasalnya lokasi pembangunan fly over berada di atas perlintasan rel kereta rel listrok (KRL) antara Stasiun Tanah Tinggi dengan Stasiun akhir Tangerang.
Selain itu lokasi Pasar Induk yang berdekatan dengan Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dan Jalan Benteng Betawi kerap menyebabkan kemacetan akibat banyaknya pelanggar lalu lintas.
"Pembangunan fly over Sudirman semata-mata untuk mengatasi persoalan macet di Kota Tangerang di saat tertentu seperti jam kerja dan pembangunan STS juga dapat mengantisipasi kecelakaan karena agak rawan dengan adanya perlintasan kereta," ujar Sachrudin kepada awak media, Rabu (20/5/2026).
Pembangunan jalan layang tersebut merupakan momentum penting dalam mendorong peningkatan kualitas transportasi dan konektivitas perkotaan.
Sebab kawasan Jalan Jenderal Sudirman, khususnya di sekitar Terminal Poris Plawad, merupakan simpul mobilitas strategis yang setiap hari dilalui ribuan masyarakat.
Tingginya mobilitas melintasi Jalan Raya Jendral Sudirman Tangerang merupakan salah satu alasan terlaksananya proyek itu lantaran menjadi salah satu jalur penghubung menuju DKI Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta.
Baca juga: Pemkot Targetkan Fly Over Sudirman Sepanjang 600 Meter Mulai Dibangun Tahun 2027
Oleh karena itu Flyover Sudirman bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, namun solusi nyata dalam menjawab persoalan mobilitas masyarakat yang terjadi selama ini.
"Selain untuk kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengendara pembangunan jalan layan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus menghadirkan sistem transportasi perkotaan yang lebih modern, nyaman dan terintegrasi," ungkapnya.
Pemerintah Kota Tangerang dipastikan berkomitmen penuh mendukung percepatan pembangunan tersebut melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak yang terdampak.
Mulai dari Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum hingga PT Kerta Api Indonesia.
Sachrudin berharap Flyover Sudirman nantinya benar-benar menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap sistem transportasi yang lebih lancar dan aman
"Koordinasi akan terus kami lakukan agar seluruh tahapan, mulai dari dokumen teknis, kesiapan pembangunan, perizinan hingga pelaksanaan konstruksi, dapat berjalan optimal," paparnya.
Dukungan terhadap percepatan pembangunan tersebut juga datang dari Pemerintah Pusat. Kepala Biro BMN Kementerian Hukum, Itun Wardatul Hamro menyebut siap mendukung rencana pembangunan tersebut meski terdapat sejumlah aset lahan yang terdampak.
| Sachrudin Pastikan Kebijakan WFA Tidak Ganggu Layanan Dukcapil, Kesehatan Hingga Kedaruratan |
|
|---|
| Peringati HUT Ke-33 Kota Tangerang, 1.128 Botol Minuman Keras Berbagai Merk Dimusnahkan |
|
|---|
| Satu Tahun Jadi Kepala Daerah Kota Tangerang, Berikut Capaian Program 3G Sachrudin-Maryono |
|
|---|
| Respons Wali Kota Sachrudin Soal Kota Tangerang jadi Lokasi Syuting Film Extraction: Tygo |
|
|---|
| Hadapi Cuaca Ekstrem, Tangsel Aktifkan Ratusan Pompa Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Wali-Kota-Tangerang-Sachrudin-688H.jpg)