Minggu, 7 Juni 2026

271 Lulusan SMK Tangerang Bekerja di Jepang, Sachrudin: Bukti SDM Lokal Makin Dilirik Global

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah berhasil mengirimkan sebanyak 271 warganya menjadi tenaga kerja di Jepang.

Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
PELAJAR SMK DIKIRIM ke JEPANG - Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menjalin kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT LPK Wahana Danau Indah dan sejumlah kepala SMK di Kota Tangerang, Banten, Rabu (3/6/2026).(TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro) 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah berhasil mengirimkan sebanyak 271 warganya menjadi tenaga kerja di Jepang.

Keberhasilan itu dinilai Wali Kota Tangerang Sachrudin menjadi bukti kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lantaran mendapat kepercayaan dan pengakuan di pasar kerja internasional.

"Diberangkatkannya ratusan pekerja berkarir di Jepang menunjukkan bahwa daya saing SDM warga Kota Tangerang itu semakin kuat dan mampu memenuhi kebutuhan industri global," ujar Sachrudin kepada awak media, Kamis (4/6/2026).

Kemudian Sachrudin menambahkan, pihaknya terus memperluas peluang kerja bagi masyarakat melalui Program Gampang Kerja yang telah digalakan dalam dua tahun terakhir lewat gagasan skala prioritas 3G.

Adapun ratusan warga itu mendapat kesempatan bekerja di negara berjuluk Matahari Terbit itu terwujud lewat penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Ltd dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Tangerang Raya, pada Rabu (03/06/2026) kemarin.

Orang nomor satu di daerah yang dikenal bernama Kota Benteng itu mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara PT Liana Segrus Indonesia sebagai upaya membuka lebih banyak akses karier internasional bagi para lulusan sekolah kejuruan.

"Melalui kolaborasi ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional, sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah penghasil tenaga kerja terampil yang kompetitif di tingkat global," paparnya.

Baca juga: Ratusan Siswa SMK Disiapkan Kerja ke Jepang, Pemkot Tangerang Perluas Program Gampang Kerja

Menurut dia, kolaborasi antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja dan dunia usaha menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, serta siap memasuki pasar kerja global.

Terlebih Pemkot Tangerang juga memuliki Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja atau UPT BLK sebagai tindaklanjut akan Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 10 Tahun 2003 untuk perpanjangan tangan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dalam membuka lapangan kerja kepada masyarakat.

UPT BLK di Kota Tangerang memiliki target yang harus dipenuhi dalam jangka panjang yakni mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) selaras dengan peran dinas ketenagakerjaan.

Nantinya masyarakat yang telah mengikuti bidang pelatihan kerja akan menerima sertifikat dan secara langsung disalurkan kepada perusahaan yang tengah membuka lowongan kerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh para peserta BLK.

Kepada para siswa dan peserta pelatihan yang hadir, Sachrudin meminta agar terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan kemampuan bahasa asing sebagai modal utama menghadapi persaingan kerja global.

"Saya ingin para siswa dan calon peserta program ini mempersiapkan diri sebaik-baiknya, tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja, dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional," terangnya.

Sementara itu Presiden Direktur PT Liana Segrus, Kazuya Yamanouchi atau yang akrab disapa Mr. Poki San, mendorong para pencari kerja untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved