SPMB 2026
Hadirkan 18.000 Kursi SD Negeri, Sachrudin Pastikan SPMB 2026 Tidak Ada Siswa Titipan
Sachrudin menegaskan, pelaksanaan SPMB di wilayahnya berjalan objektif dan transparan guna menutup ruang terhadap praktik pungutan liar
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang menghadirkan kuota 18.000 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri dalam Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan, pelaksanaan SPMB di wilayahnya berjalan objektif dan transparan guna menutup ruang terhadap praktik pungutan liar maupun siswa atau siswi titipan.
"Saya pastikan SPMB di Kota Tangerang berjalan objektif, transparan, dan akuntabel agar tidak ada pungli dan tidak boleh ada titipan agar semua anak mendapat kesempatan yang sama," ujar Sachrudin kepada awak media, Jumat (5/6/2026).
Seluruh alur penerimaan peserta didik baru di Kota Tangerang mulai dari proses pendaftaran, verifikasi dan validasi data dilakukan berbasis digital, daring dan terbuka sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Baca juga: Sekda Kota Tangerang Pastikan Pelayanan Publik Tidak Terkendala di Tengah Kebijakan WFH
Hal tersebut dilakukan guna memastikan verifikasi pelajar yang mendaftar berjalan bersih dan berintegritas demi meminimalisir potensi interaksi langsung yang berisiko menimbulkan praktik transaksional.
Masyarakat bahkan diimbau untuk aktif mengawasi dan tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran atau kecurangan.
"Pendidikan adalah fondasi masa depan, maka dari itu harus dipastikan proses masuknya bersih agar bisa melahirkan generasi yang berkualitas dan berkarakter," terangnya.
Menurut dia, sistem yang telah dibangun selama ini merupakan praktik positif yang harus terus dijaga dan diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Hal ini menunjukkan bahwa komitmen dan sinergi mampu menghadirkan sistem pendidikan yang lebih adil dan transparan," terangnya.
Lebih lanjut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan, kuota 18 ribu kursi jenjang SD Negeri yang disedikan tersebut tersebar pada seluruh sekolah pada 13 kecamatan dan 104 kelurahan se-Kota Tangerang.
Kapasitas tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan dasar bagi masyarakat Kota Tangerang.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena prosesnya berjalan dengan baik dan seluruh data yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," lanjutnya.
Kendati jumlah pendaftar diperkirakan mencapai sekitar 25 ribu calon murid, masyarakat diminta tidak cemas apabila putra-putrinya belum memperoleh kursi di sekolah negeri.
Pemkot Tangerang juga telah bekerja sama dengan 63 sekolah swasta melalui program sekolah swasta gratis untuk memastikan seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.
"Bagi masyarakat yang belum berkesempatan masuk ke SD Negeri, tidak perlu khawatir karena Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan sekolah swasta gratis yang menjadi mitra pemerintah agar seluruh anak bisa mendapatkan layanan pendidikan," kata dia. (m28)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Jadwal dan Tata Cara Daftar SPMB 2026 untuk Masuk SD di Kota Tangerang |
|
|---|
| Masuk Sekolah Jalur Domisili di Tangsel Tak Bisa Dadakan, KK Minimal 1 Tahun |
|
|---|
| SPMB 2026 Kabupaten Tangerang Siap Digelar, Pemkab Pastikan Transparan dan Tanpa Pungutan |
|
|---|
| Pendaftaran SPMB Tangsel 2026 Segera Dibuka, Catat Tanggal Penting Masuk TK, SD, dan SMP |
|
|---|
| Pendaftaran Pra SPMB 2026 Tangerang untuk Masuk SD-SMP Mulai Dibuka Besok, Simak Alurnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Sachrudin57.jpg)