Jumat, 1 Mei 2026

Anies Baswedan Soroti Insiden Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Eks Wakapolri Sudah Ingatkan Ini

Insiden tewasnya Affan Kurniawan (21), driver ojol yang viral dilindas rantis Brimob saat kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
istimewa/wartakotalive.com/tribunnews.com
KOLASE Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Affan Kurniawan, Oegroseno. Insiden tewasnya Affan Kurniawan (21), driver ojol yang viral dilindas rantis Brimob saat kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat tengah menjadi sorotan publik. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Insiden tewasnya Affan Kurniawan (21), driver ojol yang viral dilindas rantis Brimob saat kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat tengah menjadi sorotan publik.

Bahkan Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga turut hadir melayat ke rumah duka ikut memberi respons insiden itu.

Dalam unggahnnya di akun instagram pribadinya, Anies Baswedan turut menyuarakan keadilan atas tewasnya Affan Kurniawan.

Anies minta agar Polri melakukan investigasi secara transparan dan proses hukum tegas atas peristiwa tersebut.

"Kita mendesak investigasi transparan dan proses hukum tegas. Langkah Kapolri dengan permintaan maaf terbuka harus dituntaskan dengan penegakan hukum konsekuen," kata Anies Baswedan.

Menurut Anies, penyampaian aspirasi masyarakat harus diimbangi dengan sikap anggota dewan yang terbuka.

Baca juga: Respons Prabowo Driver Ojol Affan Kurniawan Tewas Tertabrak Barracuda: Saya Terkejut dan Kecewa

Ia pun mengebut bagaimana rakyat bisa dituntut untuk melakukan aksi damai, sementara para anggota dewan bertindak dan berkata semena-mena.

 "Ke depan, penyampaian aspirasi harus tetap bisa dilakukan tanpa rasa takut. Namun, bagaimana rakyat dituntut menyampaikan aspirasi dengan damai jika wakil rakyat dan penyelenggara negara berperilaku semena-mena dan berkomentar semaunya yang meremehkan akal sehat publik?,"

"Tuntutan penyampaian aspirasi damai harus diimbangi kesediaan mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi secara serius dan beradab, bukan malah meremehkan hingga memantik kemarahan dan keputusasaan publik," tulis Anies.

Oegroseno sudah wanti-wanti

Sebelum peristiwa menewaskan Affan Kurniawan terjadi, eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno juga sudah mewanti-wanti para anggota dewan.

Ia meminta anggota dewan untuk segera introspeksi diri lantaran banyak pendemo anarkis sehingga berpotensi pada suasana tidak kondusif.

Hal ini dikatakan Oegroseno saat merespons pernyataan anggota DPR RI Ahmad Sahroni yang meminta pihak kepolisian menangkap para pendemo anarkis termasuk anak di bawah umur pada Selasa (26/8/2025) lalu.

"Ahmad Sahroni tidak perlu teriak-teriak memerintahkan polisi menangkap pendemo anarkis atau pendemo di bawah umur yang brengsek apabila Anggota DPR-RI introspeksi memberi ruang komunikasi yang luas dan mudah kepada masyarakat," kata Oegroseno, dikutip dari akun instagram pribadinya.

Baca juga: Ratusan Ojol Banten Gelar Aksi Solidaritas Usai Insiden Affan Kurniawan Dilindas Rantis Brimob

Oegroseno justru menyoroti sikap anggota DPR RI selama ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved