Pramono Anung Ingatkan Wali Kota di Jakarta Tidak Pergi ke Luar Negeri
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta kepada Wali Kota di Jakarta tidak melakukan perjalanan keluar negeri menidaklanjuti instruksi Mendagri.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk mendukung dan menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang disampaikan dalam rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Indonesia secara daring.
“Kami mengapresiasi arahan yang disampaikan Mendagri. Jakarta menjadi salah satu provinsi yang hadir lengkap dalam rapat tersebut. Semua wali kota dan pejabat terkait memahami instruksi agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan tertib sekaligus menenangkan masyarakat,” ungkap Pramono dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).
Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut Mendagri Tito memberikan sejumlah arahan, antara lain menunda sementara perjalanan ke luar negeri bagi kepala daerah, mengurangi acara selebrasi berlebihan yang bersifat hura-hura atau menunjukkan kemewahan, serta menjaga komunikasi publik pejabat daerah agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.
Pramono menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga Jakarta.
Baca juga: Pernyataan Maaf Eko Patrio dan Uya Kuya Kepada Publik: Janji Lebih Bijak
Selain internal Pemprov DKI, pihaknya juga akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI serta organisasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan ibu kota.
“Menjaga Jakarta tidak cukup hanya dilakukan Pemprov DKI, tetapi juga perlu keterlibatan publik. Karena itu, kami akan menggelar rapat Forkopimda, yang tidak boleh diwakilkan, semua harus hadir. Kami juga akan berkoordinasi dengan pimpinan ormas, baik kepemudaan, keagamaan, maupun lainnya, untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” jelasnya.
Pramono menegaskan, kegiatan keagamaan tetap diperbolehkan berlangsung. Namun, sejumlah acara selebrasi berskala besar dibatalkan, termasuk Karnaval Budaya yang semula dijadwalkan pada Minggu (31/8) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
“Menjaga Jakarta tidak cukup hanya dilakukan Pemprov DKI, tetapi juga perlu keterlibatan publik. Karena itu, kami akan menggelar rapat Forkopimda, yang tidak boleh diwakilkan, semua harus hadir. Kami juga akan berkoordinasi dengan pimpinan ormas, baik kepemudaan, keagamaan, maupun lainnya, untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” jelasnya.(m27)
| Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkot Tangerang Bagikan 500 Bibit Pohon dan Gerobak Sampah |
|
|---|
| 271 Lulusan SMK Tangerang Bekerja di Jepang, Sachrudin: Bukti SDM Lokal Makin Dilirik Global |
|
|---|
| Pemkot Tangerang Perkuat Transparansi Pengadaan Konstruksi Melalui Mini Kompetisi |
|
|---|
| Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Sachrudin: Jangan Ada Lagi Masyarakat yang Dipersulit |
|
|---|
| Momentum Hari Lahir Pancasila, Pemkot Tangerang Ajak Warga Perkuat Solidaritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Pramono-Anung-377330.jpg)