Kamis, 23 April 2026

Kemenlu Ungkap Kebijakan Presiden Peru, Sikapi Kasus Penembakan Zetro Leonardo Purba

Plt. Sekjen Kemenlu Heru Hartanto Subolo mengatakan, Presiden Peru Dina Boluarte telah memerintah otoritasnya untuk mengungkap kasus tersebut. 

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Plt. Sekjen Kemenlu Heru Hartanto Subolo saat diwawancara usai pemakaman Zetro Leonardo Purba di TPU Sari Mulya, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (11/9). 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mendapat jaminan pengusutan tuntas peristiwa penembakan orang tak dikenal yang menewaskan Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Peru.

Plt. Sekjen Kemenlu Heru Hartanto Subolo mengatakan, Presiden Peru Dina Boluarte telah memerintah otoritasnya untuk mengungkap kasus tersebut. 

"Tadi Dubes Peru di Indonesia (Luis Tsuboyama) sudah memastikan bahwa telah diberikan prioritas tinggi untuk memastikan penyelidikan ini sampai diketahui apa penyebabnya," ujar Heru kepada awak media di TPU Sari Mulya, Babakan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (11/9/2025).

Adapun penyebab Zetro meninggal dunia lantaran ditembak orang tak dikenal saat tengah bersepeda dengan sang istri hanya beberapa meter dari rumahnya di Distrik Lince, Lima, Peru pada Senin (1/9/2025) lalu.

Kasus yang menggemparkan masyarakat itu membuat Kemenlu harus mengevaluasi prosedur pengamanan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di negara bagian Amerika Selatan.

Baca juga: Dimakamkan di TPU Sari Mulya Kota Tangsel, Anak Zetro Leonardo Purba:  Selamat Jalan Papi

Kendati demikian, lanjut dia, belum terdapat laporan akan gangguan keamanan terhadap WNI pasca insiden mengerikan yang dialami Zetro Purba.

"Sejauh ini tidak ada informasi gangguan-gangguan terhadap WNI di Peru, namun kepergian Zetro ini menjadi bahan penting bagi kami semua untuk bekerja lebih baik memastikan seluruh WNI di luar negeri melalui kedutaan besar untuk menjaga dan memastikan semuanya berlangsung dengan baik dan lancar," paparnya.

Menurut Heru, pihaknya akan mengawal kasus tersebut secara berkala kepada Otoritas Peru hingga terbongkar secara keseluruhan, meski tidak dapat bergerak lebih jauh dalam proses penyelidikan. 

"Kami berkomitmen untuk membantu memastikan apa yang menjadi penyebab semuanya ini, kita tunggu saja perkembangannya," ucapnya.

"Dari keluarga besar Kementerian Luar Negeri sangat kehilangan dan mendoakan kepada Allah kiranya kepergian Pak Zetro mendapat tempat yang terbaik di sisiNya," kata dia.

Diketahhi suasana haru mengiringi pemakaman jenazah Zetro Leonardo Purba. Berdasarkan pantauan TribunTangerang.com, mobil jenazah Kemenlu tiba pukul 12.29 WIB diikuti iringan rombongan keluarga besar.

Baca juga: Suasana Haru Iringi Prosesi Pemakaman Zetro Leonardo Purba di TPU Sari Mulya Tangerang Selatan

Selanjutnya enam orang petugas Kemenlu mengangkat peti jenazah yang diselimuti bendera merah putih diangkat ke liang kubur diikuti istri, orangtua, kakek dan nenek serta anak-anak Zetro.

Tangisan sedih dan suasana sendu terus terdengar dari sanak saudara dan keluarga dekat melihat peti jenazah Zetro dimasukan ke liang lahat. 

Pasalnya puluhan orang mulai dari kerabat, teman, komunitas hingga perkumpulan keluarga Purba se-Jabodetabek ikut serta menghantarkan almarhum ke tempat persemayaman terakhirnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved