Rabu, 29 April 2026

11 Tuntutan Aksi Bela Palestina di Patung Kuda, Begini Isinya 

Sejumlah tokoh ini pun menyampaikan 11 tuntutan dalam aksi membela Palestina di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Wartakotalive/Alfian Firmansyah
AKSI BELA PALESTINA - Suasana aksi bela Palestina di Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat, Minggu (12/10/2025). Salah satu agenda menuntut Presiden Prabowo segera mengirimkan pasukan bantuan ke Gaza. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Lautan massa aksi yang tergabung dalam API-Palestina (Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina) penuhi kawasan patung kuda, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (12/10/2025) pagi. 

Dalam aksi ini, hadir sejumlah tokoh salah satunya ada Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.

Sejumlah tokoh ini pun menyampaikan 11 tuntutan dalam aksi membela Palestina di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Pertama, mengapresiasi perjuangan sejumlah negara kunci termasuk Indonesia atas terselenggaranya sejumlah upaya diplomasi intensif seperti konferensi Nrw York tanggal 28-30 Juli 2025 yang telah menghasilkan rencana perdamaian komprehensif untuk Palestina. 

"Memahami sikap pemain kunci termasuk Hamas yang menyetujui proposal Trump sebagai dasar perundingan penyelesaian masalah Palestina khususnya Gaza mengingat prioritas utama antara penghentian perang dan genosida, pengiriman bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza yang telah hancur total," bunyi pembacaan 11 tuntutan oleh orator aksi. 

Kedua, menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina termasuk Hamas dan faksi-faksi perlawanan lainnya, adalah bentuk yang sah untuk membela diri terhadap penjajahan dan genosida yang dilakukan oleh Israel dan teman-temannya.

Ketiga, mendorong masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan berkelanjutan melalui langkah-langkah politik, diplomatik, media dan gerakan rakyat agar Israel mematuhi tuntutan sah rakyat Palestina. 

Keempat, menyerukan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, advokasi politik dan diplomasi publik bagi Palestina.

Kelima, siap bersinergi dengan pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan diplomasi aktif Indonesia di dunia internasional demi penghentian agresi Israel. 

Keenam, mengajak seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia, untuk menolak normalisasi dengan penjajah Israel dan bersatu dalam satu barisan keimanan dan kemanusiaan demi membela pembebasan Palestina dan keselamatan Masjidil Aqsa. 

Ketujuh, mengusulkan kepada perserikatan bangsa-bangsa untuk membuat Palestina room, ruang Palestina di markas PBB untuk koordinasi bagi persiapan kemerdekaannya. 

Kedepan, mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas terhadap semua bentuk propaganda dan gerakan pro zionis di Indonesia. 

Kesembilan, mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk membuka komunikasi secara langsung dengan fraksi-fraksi perlawanan Palestina, untuk memperkuat perlawanan nasional Palestina dan menggagalkan rancangan-rancangan Israel. 

Kesepuluh, mengapresiasi sikap pemerintah Indonesia yang konsisten membela dan memperjuangkan Palestina sebagai negara merdeka, berkedaulatan penuh dan konsisten menolak penjajahan dengan menolak pesepakbola dan atlet penjajah Israel, untuk ikut kompetisi di Indonesia. 

Terakhir, mengajak kepada seluruh pemuda Indonesia untuk terus berjuang untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved