Kebakaran Gedung Terra Drone
11 Tim Dilibatkan untuk Identifikasi Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
Prima Heru Yulihartono menjelaskan, pihaknya mengerahkan 11 tim untuk memeriksa puluhan jenazah korban kebakaran.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kebakaran di gedung perkantoran Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) sore.
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono mengatakan, meminta kepada keluarga yang merasa jadi korban untuk datang bawa bukti data pembanding.
"Bisa melapor ke gedung DVI RS Polri di samping kantin kami," kata Brigjen Pol Prima, Selasa.
Menurut Prima, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap kantong jenazah karena masih menunggu surat permintaan dari penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.
Setelah ada surat permintaan dari penyidik, maka pihak RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur akan langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
"Jenazah belum kami periksa karena SOP nya harus ada surat permintaan dari penyidik," tegasnya.
Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menjelaskan, pihaknya mengerahkan 11 tim untuk memeriksa puluhan jenazah korban kebakaran.
"Tim kita sudah siap, bahwa tim antemortem, tim postmortem, tim DNA dan kita sudah kerjasama dengan UI juga serta sudah koordinasi dengan UI maupun Inafis," tegasnya.
Menurut Prima, satu tim yang dikerahkan berjumlah tujuh orang, satu seorang dokter dan enam lainnya sebagai pendukung.
Ia memastikan, ketika surat dari penyidik Polres Metro Jakarta Timur sudah diterima, maka pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan jenazah.
"Ya, kita tunggu sebentar. Nantinya kita bisa dari penyidik untuk permohonan untuk melakukan pemeriksaan dan autopsi," tandansya.
Sebelumnya, Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kebakaran di gedung perkantoran Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) sore.
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono mengatakan, meminta kepada keluarga yang merasa jadi korban untuk datang bawa bukti data pembanding.
"Bisa melapor ke gedung DVI RS Polri di samping kantin kami," kata Brigjen Pol Prima, Selasa. (m26)
| Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Bos Terra Drone Michael Wisnu Wardhana Prematur |
|
|---|
| Asal Usul Api yang Sebabkan Gedung Terra Drone Kebakaran Tewaskan 22 Orang |
|
|---|
| Eks Kabareskrim Respons Rumor Kebakaran Terra Drone Terkait Penyelidikan Banjir Sumatra |
|
|---|
| Percakapan Bos Terra Drone dengan Polisi Saat Ditangkap di Apartemennya |
|
|---|
| Mochamad Apriansyah Korban Kebakaran Terra Drone Tinggalkan 2 Anak Kecil, Keluarga Tagih Hak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Suasana-pemadaman-api-di-gedung-perkantoran-Terra-Drone.jpg)