Sabtu, 13 Juni 2026

Natal dan Tahun Baru

Sejarah Pohon Natal hingga Menyebar ke Seluruh Dunia

Pohon Natal kini identik dengan perayaan Natal di berbagai belahan dunia

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Joseph Wesly
shutterstock/Tribun
SEJARAH POHON NATAL- Pohon Natal kini identik dengan perayaan Natal di berbagai belahan dunia. Namun, tradisi ini memiliki perjalanan sejarah panjang sebelum dikenal secara luas seperti sekarang. 
Ringkasan Berita:
  • Tradisi pohon Natal berawal dari kebiasaan bangsa Eropa kuno yang memuja pohon hijau abadi sebagai simbol kehidupan dan harapan saat musim dingin.
  • Pada abad ke-16 di Jerman, pohon Natal mulai diadopsi dalam tradisi Kristen, lalu menyebar ke Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat hingga populer luas.
  • Seiring waktu, hiasan dan bentuk pohon Natal berkembang, menjadikannya simbol global perayaan Natal, kebersamaan, dan sukacita.

 

TRIBUNTANGERANG.COM- Pohon Natal kini identik dengan perayaan Natal di berbagai belahan dunia.

Tradisi menghias pohon cemara dengan lampu, ornamen, dan bintang di puncaknya telah menjadi simbol yang melekat pada momen kelahiran Yesus Kristus. 

Namun, tradisi ini memiliki perjalanan sejarah panjang sebelum dikenal secara luas seperti sekarang.

Berawal dari Tradisi Bangsa Eropa Kuno

Sejarah pohon Natal bermula jauh sebelum agama Kristen berkembang di Eropa.

Bangsa-bangsa Eropa kuno, terutama di wilayah Jerman dan Skandinavia, telah lama memuja pohon hijau abadi seperti cemara dan pinus.

Pada musim dingin, pohon hijau dianggap sebagai simbol kehidupan, harapan, dan ketahanan di tengah cuaca ekstrem.

Bangsa Romawi kuno, misalnya, menggunakan tanaman hijau untuk menghias rumah saat perayaan Saturnalia, sebuah festival musim dingin.

Masuk ke Tradisi Kristen di Jerman

Tradisi pohon Natal mulai dikaitkan dengan perayaan Natal pada abad ke-16 di wilayah Jerman.

Umat Kristen di sana mulai membawa pohon cemara ke dalam rumah dan menghiasnya sebagai bagian dari perayaan kelahiran Yesus Kristus.

Salah satu kisah populer menyebutkan tokoh reformasi Gereja, Martin Luther, sebagai orang yang pertama kali menambahkan lilin di pohon Natal.

Ia terinspirasi oleh pemandangan bintang-bintang yang bersinar di langit malam di antara pepohonan.

Penyebaran ke Eropa dan Inggris

Dari Jerman, tradisi pohon Natal menyebar ke berbagai negara Eropa. Namun, tradisi ini belum langsung diterima secara luas.

Di Inggris, pohon Natal baru populer pada abad ke-19 setelah Ratu Victoria dan Pangeran Albert, yang berasal dari Jerman, memperkenalkan tradisi tersebut di lingkungan kerajaan.

Publikasi gambar keluarga kerajaan Inggris dengan pohon Natal membuat tradisi ini cepat diadopsi oleh masyarakat.

Masuk ke Amerika Serikat

Pohon Natal kemudian dibawa ke Amerika Serikat oleh para imigran Jerman pada abad ke-18 dan ke-19. Awalnya, tradisi ini sempat dianggap asing oleh sebagian masyarakat.

Namun, seiring waktu, pohon Natal menjadi bagian penting dari perayaan Natal di Amerika. Pada akhir abad ke-19, tradisi menghias pohon Natal telah diterima secara luas di berbagai kalangan.

Perkembangan Ornamen dan Pohon Natal Modern

Seiring berkembangnya zaman, hiasan pohon Natal juga mengalami perubahan. Lilin yang dulu digunakan perlahan digantikan lampu listrik demi alasan keamanan.

Selain itu, muncul berbagai ornamen seperti bola kaca, pita, lonceng, dan bintang yang melambangkan harapan serta terang.

Pohon Natal pun tidak lagi terbatas pada pohon asli, tetapi berkembang menjadi pohon buatan yang lebih praktis dan tahan lama.

Pohon Natal Menjadi Tradisi Global

Saat ini, pohon Natal telah menjadi simbol perayaan Natal di seluruh dunia, termasuk di negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan beragama Kristen.

Tradisi ini tidak hanya dimaknai secara religius, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan, sukacita, dan harapan.

Dari tradisi kuno bangsa Eropa hingga menjadi ikon global, pohon Natal mencerminkan perjalanan budaya yang panjang dan terus hidup dalam perayaan Natal modern

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved