Jumat, 17 April 2026

Berita Tangerang

Jelang Imlek, Pintu Air Kota Tangerang Berstatus Awas dan Siaga

Jelang Imlek sejumlah pintu air di Kota Tangerang berstatus Awas dan Siaga pada Sabtu (15/2/2026).

Editor: Desy Selviany
Tribuntangerang.com
PINTU AIR-Jelang Imlek sejumlah pintu air di Kota Tangerang berstatus Awas dan Siaga pada Sabtu (15/2/2026). 

TRIBUNTANGERANG-Jelang Imlek sejumlah pintu air di Kota Tangerang berstatus Awas dan Siaga pada Sabtu (15/2/2026). 

Diketahui cuaca Kota Tangerang pada Sabtu kali ini berpotensi berawan hingga hujan sedang. 

Sementara pada Senin (16/2/2026) jelang imlek, Kota Tangerang berpotensi hujan dengan badai petir pada siang hari pukul 12.00.

Kemudian di hari Imlek, Kota Tangerang juga berpotensi mengalami hujan ringan. 

Di tengah cuaca buruk di Kota Tangerang, satu pintu air berstatus Awas dan tiga pintu air siaga. 

Adapun pintu air yang berstatus Awas yakni di Pintu Air Bulakan dengan ketinggian air 202 sentimeter.

Baca juga: Investigasi Pasca Kebakaran Gudang Pestisida Berlanjut, Perusahaan Pastikan Dokumen Lengkap

Pintu Air yang terdapat di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang itu terhubung dengan Danau Situ Bulakan Periuk Kota Tangerang.

Selain itu Pintu Air Alamanda di Kota Tangerang berstatus siaga dengan ketinggian air 201 sentimeter.

Pintu Air Alamanda terletak di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Dua Pintu Air lainnya Cirarab Telesonik dan Cirarab Sarakan juga berstatus siaga dengan ketinggian air 164 cm dan 131 cm.

Sejumlah pintu air di Tangerang memiliki sirine saat debit air naik. 

Misalnya saja bunyi sirine di Pintu Air 10 Sungai Cisadane merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dijalankan ketika terjadi kenaikan debit air.

Sehingga apabila mendengar sirine tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan petugas di lapangan, mengingat bunyi sirine merupakan peringatan kesiapsiagaan, bukan tanda kondisi darurat ekstrem.

Dalam upaya penanganan, BPBD Kota Tangerang terus mengerahkan relawan dan petugas untuk melakukan pemantauan serta evakuasi warga di wilayah rawan terdampak. Penanganan difokuskan pada antisipasi curah hujan yang masih berpotensi terjadi.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved